Kasus Pemotor Terobos Ring 1, MTI: Disiplin Berkendara di Jalan Memburuk

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 06:54 WIB
Bikers menerobos Ring 1 dan ditendang anggota Paspampres.
Foto: Pengendara motor terobos Ring 1 (Screenshot video viral)

Sebelumnya, video rombongan pemotor diberhentikan dan dilumpuhkan oleh Paspampres saat melintasi Jl Veteran III, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Rombongan pemotor tersebut dihentikan karena menerobos jalan yang ditutup dan tengah dilakukan instalasi pengamanan VVIP.

"Anggota Paspampres yang sedang melaksanakan tugas pengamanan instalasi di Kantor Wapres terpaksa melumpuhkan pengendara motor/komunitas motor yang sedang melaksanakan Sunday morning riding (Sunmori) karena memaksa menerobos Jalan Veteran III yang ditutup oleh pembatas jalan (cones)," kata Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres), Mayjen TNI Agus Subiyanto, saat dimintai konfirmasi, Jumat (26/2).

Diketahui, Jalan Veteran III merupakan kawasan Ring 1, yang mana bersebelahan dengan kantor Wakil Presiden RI. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (21/2) pagi, saat sedang dilakukan instalasi pengamanan VVIP sehingga saat ada orang yang menerobos jalanan yang ditutup telah masuk kegiatan yang mengancam.

"Kita tidak mau berandai-andai, pokoknya itu menerobos Ring 1 sudah ditutup, kita lumpuhkan. Namun itu masih manusiawi, kan itu ditendang di videonya, nah itu masih manusiawi sebetulnya dalam SOP kita cara melumpuhkannya itu ditembak," ujar Asisten Intelijen Paspampres, Letkol Inf Wisnu Herlambang.

Diketahui, rombongan pemotor sengaja membuat video saat bermotor bersama, termasuk menerobos Jl Veteran III hingga akhirnya dicegat dan ditendang Paspampres. Video tersebut lalu diunggah hingga kemudian tersebar di media sosial (medsos).

Dalam video yang beredar, disertai narasi pemotor tersebut seolah diincar hingga ditendang Paspampres hingga terjatuh. Tampak ada sejumlah pemotor yang sengaja menerobos Jl Veteran III dalam video tersebut.

Pengendara sepeda motor itu sendiri telah mendatangi Mako Paspampres untuk meminta maaf. Perwakilan pemotor mengaku tak berniat merusak citra Paspampres.

"Tidak ada sedikit pun niatan kami untuk merusak citra baik Paspampres di mata publik," ujar perwakilan pemotor, Halid Damawan, di Mako Paspampres, Jakarta Pusat, Senin (1/3).

Halaman

(dwia/jbr)