Penyuap Eks Anggota BPK Rizal Djalil Divonis 2 Tahun Penjara di Proyek SPAM

Zunita Putri - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 20:56 WIB
Tersangka kasus dugaan suap proyek SPAM di Kementerian PUPR, Leonardo Jusminarta Prasetyo, diperiksa KPK. Ia diperiksa KPK terkait kasus yang menjeratnya.
Leonardo Jusminarta Prasetyo saat masih berstatus tahanan KPK. (Ari Saputra/detikcom)

Adapun pejabat PUPR dan orang lain yang menerima uang dari Leonardo Jusminarta Prasetyo adalah sebagai berikut:

- Rahmat Budi Siswanto selaku Kasatker SPAM Strategis, pada Desember 2017 menerima uang sejumlah Rp 300 juta.
- Aryananda Sihombing selaku Ketua Pokja sejak Desember 2017 secara bertahap menerima uang sejumlah Rp 600 juta
- Rusdi selaku anggota Pokja pada sekira akhir Desember 2017 menerima uang sejumlah Rp 40 juta
- Suprayitno selaku anggota Pokja, pada sekira akhir Desember 2017 menerima uang sejumlah Rp 15 juta.

- Anggiat P Nahot Simaremare sejak Mei s/d 4 Oktober 2018 menerima uang sejumlah Rp 1,25 miliar yang diberikan secara bertahap oleh Misnan.
- Mochammad Natsir pada Juli 2018 menerima uang senilai SGD 5 ribu yang diserahkan oleh Misnan.
- M Sundoro alias Icun pada sekira Juni 2018 menerima uang sejumlah Rp 100 juta yang diserahkan oleh Misnan.

"Di mana tujuan pemberian uang tersebut adalah agar PNS tersebut di atas mengupayakan perusahaan milik terdakwa menjadi pelaksana sistem penyediaan air minum JDU SPAM Hongaria paket II pada Ditjen PSPAM Kementerian PUPR 2017-2018. Oleh sebab itu, terdakwa pembuat dari suatu tindak pidana dari kualifikasi yang melakukan," tutur hakim.

Atas dasar itu, Leonardo, divonis melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Halaman

(zap/zak)