Eks Pejabat KemenPUPR Akui Dikenalkan Penyuap Proyek SPAM oleh Rizal Djalil

ADVERTISEMENT

Eks Pejabat KemenPUPR Akui Dikenalkan Penyuap Proyek SPAM oleh Rizal Djalil

Zunita Putri - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 15:30 WIB
Eks anggota BPK Rizal Djalil jalani sidang perdana terkait kasus korupsi proyek SPAM di Kemen PUPR. Rizal Djalil ikuti sidang perdana itu secara virtual.
Rizal Djalil Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi SPAM (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Saksi bernama Mochammad Natsir mengaku pernah dipanggil oleh mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Rizal Djalil untuk dikenalkan dengan mantan Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo. Menurut Natsir, Leo menginginkan proyek di Kementerian PUPR.

Hal itu dikatakan oleh Natsir saat bersaksi dalam sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Rizal Djalil di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Senin (4/1/2021). Saat pertemuan itu, Natsir menjabat Direktur Pengembangan Sistem Pengembangan Air Minum (SPAM) Kementerian PUPR.

Dalam pertemuan itu, ada tiga hal yang dibahas oleh Rizal Djalil ke Natsir. Salah satunya Rizal Djalil mengenalkan Leonardo kepada Natsir.

"(Pertemuan) sekitar Oktober 2016, saya dipanggil koordinasi kegiatan dan pada kesempatan tersebut ada tiga hal pokok disampaikan Pak Rizal Djalil. Pertama tentang hasil audit BPK yang ternyata setelah saya pelajari pekerjaan pembangunan tempat evakuasi sementara atau TS di Provinsi Banten. Sehingga saya sampaikan ini bukan bidang air minum tugas saya," kata Nasir dalam sidang.

"Kedua, disampaikan dalam waktu dekat akan dilakukan audit PAM Satker 2015-2016. Ketiga saat saya berpamitan Pak Rizal Djalil bilang 'Ada teman yang ingin ketemu Pak Nasir, nanti staf saya yang hubungi'," tambah Nasir.

Natsir mengatakan beberapa hari setelah pertemuan, staf Rizal Djalil yang diketahui Natsir juga merupakan tim auditor BPK bernama Sudopo menghubungi Nasir. Sudopo mengatakan akan ada teman Rizal Djalil yang ingin menemui Natsir yang belakangan diketahui bernama Leonardo Jusminarta Prasetyo.

"Ya beberapa hari kemudian saya dihubungi staf BPK menyampaikan bahwa menindaklanjuti pertemuan saya dengan Pak Rizal Djalil tempo hari, ada orang namanya 'Pak Leo' yang sore ini ingin ketemu Pak Natsir, saya bilang silakan Pak, tapi saya lagi rapat jadi nanti sore," ucap Nasir menirukan percakapannya saat itu.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT