Gandeng TNI-Polri, PMI Banten Gelar Donor Plasma Konvalesen

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 20:31 WIB
Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten bersama Polda Banten dan Korem 064/Maulana Yusuf (MY) menggelar gerakan bersama donor plasma konvalesen.
Foto: PMI Banten
Jakarta -

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten bersama Polda Banten dan Korem 064/Maulana Yusuf (MY) menggelar gerakan bersama donor plasma konvalesen. Kerja sama antara PMI dan TNI-Polri dilakukan dalam rangka mendukung program nasional guna membantu pasien COVID-19.

Sekretaris PMI Banten Rahmat Fitriadi menjelaskan, pada tahap awal dilakukan pengambilan sampel darah dari anggota TNI-Polri yang menjadi penyintas atau telah sembuh dari infeksi COVID-19. Adapun gelaran donor plasma ini dilaksanakan di Markas Polda Banten dan Korem 064/Maulana Yusuf.

Lebih lanjut, Rahmat mengungkap telah diambil sampel penyintas COVID-19 di Mapolda Banten sebanyak 90 orang, dan lolos untuk donor plasma konvalesen sebanyak 61 orang. Sementara itu, di Makorem telah diambil sampel sebanyak 95 orang, sementara yang lolos sebanyak 15 orang.

"Alhamdulillah, jumlah tersebut termasuk ada 1 orang dari unsur Kadin dan 3 orang masyarakat umum, telah lolos untuk bisa donor plasma pada 9 Maret mendatang," kata Rahmat dalam keterangan tertulis, Senin (1/3/2021).

Rahmat menjelaskan pemeriksaan sampel dilakukan dengan cukup ketat. Untuk pengambilan darah, terangnya, dilakukan pada penyintas usia 18 sampai 60 tahun dengan berat badan minimal 55 kilogram. Ia pun menjelaskan, pemeriksaan dilakukan dengan melakukan hasil uji saring terhadap hepatitis B dan C serta HIV dengan NAT non-reaktif 11.

"Kami harus lakukan pengambilan sampel darah, untuk memastikan para penyintas COVID-19 layak donor plasma atau tidak," ujarnya.

Rahmat mengatakan, PMI bersama Polda Banten dan Korem 064/Maulana Yusuf turut mengundang para penyintas COVID-19 di luar kalangan TNI-Polri untuk berdonor plasma konvalesen.

"Kami sudah berkirim surat kepada OPD di Pemprov Banten dan instansi vertikal untuk mengajak para penyintas COVID-19, agar menjadi penyelamat nyawa saudara kita yang terinfeksi. Dengan berdonor plasma konvalesen," pungkas Rahmat.

Ia pun menambahkan pihaknya tak hanya menggelar gerakan donor plasma konvalesen yang sudah menjadi program nasional. Akan tetapi akan digelar pula donor darah bersama pada 9 Maret mendatang.

"Donor plasma konvalesen telah dicanangkan Wakil Presiden menjadi program nasional. Kami bersyukur dan mengapresiasi, Polda dan Korem juga mau turut melakukan gerakan donor darah pada 9 Maret mendatang," terangnya.

Sementara itu Kabidhumas Polda Banten Edy Sumardi mengatakan, donor plasma konvalesen merupakan kepedulian, empati berbagi, dan motivasi penyintas COVID-19 dalam membantu pasien yang dirawat di rumah sakit.

"Donor plasma konvalesen diharapkan dapat meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian pasien COVID-19," tutur Edy.

Turut hadir pula Danrem 064/MY Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko yang menegaskan bahwa semua kegiatan bersama PMI dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan.

"Plasma yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk terapi penyembuhan bagi mereka yang saat ini berstatus pasien positif COVID-19 dalam kondisi sedang dan berat," imbuhnya.

(akn/ega)