Surya Paloh Bertemu Airlangga Hartarto, Bahas Konvensi Capres?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 19:22 WIB
Ketum Partai NasDem Surya Paloh menyambangi kantor DPP Golkar. Kedatangannya disambut langsung oleh Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Dokumentasi saat Surya Paloh disambut Airlangga Hartarto saat berkunjung ke Kantor DPP Golkar. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh bertemu dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Apa yang dibahas? Begini penjelasan Sekjen NasDem Johnny G Plate.

"Pertemuan hari Minggu, 14 Februari yang lalu, di kediaman Vila Pak Surya Paloh di Pulau Kaliage-Kepulauan Seribu. Pertemuan silahturahmi antara Ketum Golkar dan Ketum NasDem. Kedua partai adalah pendukung dan koalisi Kabinet Indonesia Maju. Ya tentu di samping silaturahmi, juga mendiskusikan situasi terkini politik nasional, khususnya dukungan Golkar dan NasDem atas pemerintahan Presiden Jokowi dalam situasi COVID-19," kata Johnny ketika dihubungi, Senin (1/3/2021).

Johnny tidak mengkonfirmasi adanya pembahasan perihal Pilpres 2024. Namun, menurutnya, ada agenda politik nasional yang dibahas oleh keduanya, termasuk soal konvensi capres.

"Namanya juga dua ketum parpol bertemu, apalagi ketum parpol koalisi pemerintah, pasti banyak hal politik disinggung, termasuk agenda besar politik nasional," ujarnya.

"Jika secara bersahabat juga menyinggung potensi membentuk koalisi konvensi capres, maka hal tersebut wajar saja dan masuk akal. Namun, detail kerja sama politik, langkah-langkah strategis politik terkait konvensi, tentu akan dibicarakan bersama-sama di antara partai politik koalisi konvensi capres," lanjut Johnny.

Lebih lanjut, Johnny mengatakan koalisi dalam konvensi capres baru akan terbangun jika syarat presidential threshold sudah mencapai 20 persen. Untuk itu, Johnny menuturkan NasDem masih membangun komunikasi dengan partai lain yang memiliki kesamaan visi dan misi.

"Koalisi konvensi capres diselenggarakan jika penyelenggara konvensi telah memenuhi syarat presidential threshold 20 persen, agar konvensi benar-benar dapat mengusung hasil konvensi sebagai peserta Pilpres 2024," papar Johnny.

"Saat ini komunikasi politik terus dibangun dengan parpol yang mempunyai platform, visi, dan misi yang sejalan dan dalam tarikan nafas yang sama," imbuhnya.

Meski begitu, Johnny menyebut NasDem tetap berfokus mendukung kinerja kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. NasDem memastikan akan terus mengawal jalannya pemerintah Jokowi sampai selesai.

"Namun hal yang utama saat ini adalah dukungan atas Kabinet Indonesia Maju di bawah leadership Presiden Joko Widodo, menyelesaikan pemerintahan dengan baik, berhasil membangun negara seperti yang diharapkan bersama-sama," tutur Johnny.

Tonton juga Video: Partai NasDem Akan Gelar Konvensi, Jaring Capres-Cawapres 2024

[Gambas:Video 20detik]



(eva/zak)