Kasus Anak Dibunuh Ayah
Ibu: Tadi Pagi Dede Sesak Nafas
Minggu, 26 Feb 2006 17:11 WIB
Jakarta - Penyebab kematian Arjunandri (4) alias Dede hingga kini belum bisa dipastikan. Meski dilaporkan tewas akibat dianiaya ayahnya, Dede juga sakit parah. Ibu Dede, Erni mengatakan, putranya sesak nafas."Tadi pagi sesak nafas. Dia meninggal terus dibawa ke sini (RSCM)," kata Erni dengan terbata-bata saat ditemui wartawan di RSCM, Jalan Diponegoro, Jakarta, Minggu (26/2/2006).Menurut Erni, Dede telah sakit selama 10 hari. Bocah malang itu kejang dan demam. Ia sempat dibawa ke Puskesmas untuk diberi pengobatan. Erni membantah pernah melakukan kekerasan pada Dede. "Ya nggak lah. Anak sendiri masa disiksa?" kata perempuan yang mengenakan jilbab warna biru itu.Sebelumnya paman Dopi Septarandi yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Dede, Nasrul Yasir menduga bocah itu meninggal karena sakit. Sabtu 25 Februari malam, bocah itu sempat dibawa ke sebuah rumah sakit di Cengkareng karena kejang-kejang. Tapi RS tersebut tak mau menerima Dede dengan alasan penuh. Selain itu rumah sakit juga mengharuskan orang tua Dede membayar uang muka Rp 2 juta. Namun karena tak punya uang, anak kecil itu kembali dibawa ke rumah. Dokter yang mengotopsi jenazah Dede juga belum bisa memastikan penyebab kematian bocah itu. Pasalnya selain menemukan tanda-tanda kekerasan, dokter juga menemukan tanda penyakit. Dokter masih akan memeriksa tanda penyakit itu ke bagian patologis. Hasilnya direncanakan diketahui seminggu kemudian.
(iy/)











































