Diungkit Jhoni Allen, Begini Cerita SBY Gantikan Anas Urbaningrum Jadi Ketum PD

Tim detikcom - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 13:04 WIB

Polemik pun berlanjut. Hasil KLB yang memilih SBY sebagai Ketum PD itu digugat. Lima orang pengurus Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PD menggugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

"Kami hadir di sini dalam rangka menggugat SBY serta Anas Urbaningrum atas dasar perbuatan melawan hukum karena hasil keputusan majelis tinggi yang tidak sesuai dengan AD/ART," ujar Sekretaris Pemberantasan Teroris DPP Partai Demokrat Andi Subjakto, kepada wartawan di PN Jakpus, Jalan Gadjah Mada, Selasa (9/4/2013).

Mereka menilai KLB beberapa waktu lalu tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Andi bersama beberapa anggota DPP lain juga meminta agar hasil dalam kongres majelis tinggi tersebut tidak dipolitisasi dan harus sesuai dengan peraturan yang sudah ada dalam tubuh partai. Namun SBY tetap menakhodai PD sesuai hasil KLB.

Sebagaimana diketahui, dalam video berdurasi 9 menit 25 detik seperti dilihat Senin (1/3/2021), Jhoni Allen mulanya bercerita apa yang disebutnya sebagai fakta sejarah Partai Demokrat. Jhoni Allen menyebut SBY bukanlah salah satu pendiri PD karena baru bergabung ketika PD lolos verifikasi Pemilu 2004.

"SBY bergabung dengan Partai Demokrat setelah lolos verifikasi KPU dengan memasukkan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono sebagai salah satu wakil ketua umum," kata Jhoni Allen.

Jhoni Allen kemudian menyinggung kudeta yang menurutnya pernah menimpa Partai Demokrat. Kudeta itu terjadi ketika Anas Urbaningrum tersandung masalah hukum di KPK.

"Saudara-saudaraku kader Partai Demokrat di seluruh Tanah Air. Siapakah orang yang pernah mengkudeta Partai Demokrat? Mari kita buka fakta sejarah. Pada saat Anas Urbaningrum terpilih sebagai ketua umum Partai Demokrat secara demokratis pada kongres kedua di Bandung tahun 2010, dalam perjalanannya Anas Urbaningrum tersandung masalah hukum namun belum status tersangka," kata Jhoni Allen.

Halaman

(rdp/tor)