Dokter Temukan Tanda Kekerasan di Tubuh Dede

Dokter Temukan Tanda Kekerasan di Tubuh Dede

- detikNews
Minggu, 26 Feb 2006 16:11 WIB
Jakarta - Dugaan Arjunandri (4) alias Dede tewas akibat dianiya makin kuat. Dokter menemukan tanda kekerasan berulang pada bocah yang diduga dibunuh ayah tirinya itu. Tanda itu ada pada kepala, punggung, lengan sampai tungkai."Tanda-tanda kekerasan ada di permukaan. Tanda kekerasan itu merupakan kekerasan yang berulang," kata dokter RSCM yang mengotopsi Dede, Oktavinda Safitri, kepada wartawan di RSCM, Jalan Diponegoro, Jakarta, Minggu (26/2/2006).Dede tewas dengan luka memar di sekujur tubuhnya, pagi tadi. Salah seorang tetangga korban melaporkan kematian itu ke polisi dengan dugaan Dede tewas dibunuh Dopi Septarandi, ayah tiri bocah 4 tahun itu.Oktavinda belum bisa memastikan penyebab kematian Dede. Menurut dokter spesialis forensik itu, selain ditemukan tanda-tanda kekerasan juga ditemukan tanda penyakit. Dokter masih akan memeriksa tanda penyakit itu ke bagian patologis. Hasilnya direncanakan diketahui seminggu kemudian. Tanda-tanda kekerasan pada bocah 4 tahun itu beragam. Ada yang memperlihatkan usia kekerasan itu lebih dari satu bulan dan kurang dari satu bulan. Tanda kekerasan yang berusi lebih dari satu bulan ada kemungkinan merupakan bekas pukulan. Tapi bisa jadi luka jatuh. Dokter masih kesulitan menentukan karena usia kekerasan yang sudah lama sehingga berupa jaringan di punggung. "Tapi yang di punggung luka bakar, mungkin kena air panas," jelas Oktavinda.Selain tanda kekerasan, dokter yang mengotopsi juga menemukan kelainan di otak Dede. Namun belum bisa dipastikan apa penyebab kelainan itu.Menurut Oktavinda, ukuran tubuh Dede termasuk di bawah normal. Dede yang berusianya 4 tahun hanya mempunyai berat 10 kilogram. Padahal anak seusia itu, normalnya 15 kilogram. (iy/)


Berita Terkait