KBRI Oman Bentuk Satgas Perlindungan WNI di Yaman

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 19:31 WIB
KBRI Oman Bentuk Satgas Perlindungan WNI di Yaman (Foto: dok KBRI Oman)
Foto: KBRI Oman Bentuk Satgas Perlindungan WNI di Yaman (Foto: dok KBRI Oman)
Muscat - KBRI Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman membentuk Satgas Perlindungan WNI. Satgas itu dibentuk untuk membantu menangani masalah-masalah kekonsuleran di Yaman.

Pelantikan Satgas Perlindungan WNI itu digelar Sabtu (27/2) waktu setempat. Pelantikan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, YM Mohamad Irzan Djohan.

Irzan Djohan menjelaskan, saat ini ada 2.700 WNI di Yaman yang sebagian besar merupakan mahasiswa. Satgas ini, kata dia, pun dibentuk dari kalangan mahasiswa sebagai perpanjangan tangan KBRI Oman yang merangkap Yaman.

"Masalah-masalah kekonsuleran seperti perpanjangan paspor dan perlindungan WNI dilakukan oleh KBRI Muscat dengan dibantu oleh Satgas Perlindungan," ujar Irzan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/2/2021).

Irzan mengatakan, perbantuan ini diberikan lantaran jarak tempuh ke Yaman yang cukup jauh. Sehingga diperlukannya pelayanan sementara di Yaman.

"Hal ini dilakukan mengingat situasi Yaman yang sulit dan jarak tempuh yang jauh untuk mencapai Yaman sehingga pelayanan dilakukan sementara waktu oleh Satgas Perlindungan," tuturnya.

Kendati demikian, tak semua pelayanan dan perlindungan bisa diberikan oleh Satgas. Sebab, ada keterbatasan kapasitas SDM dan fasilitas kantor Satgas di Yaman.

"Kasus-kasus overstay dan perselisihan dengan majikan, misalnya sulit dilakukan secara langsung. Mengingat otoritas di Yaman selalu menanyakan legitimasi Satgas sehingga seringkali penyelesaian kasus memerlukan waktu yang lebih lama," kata Irzan.

Lebih lanjut, Irzan juga menyampaikan pelayanan terhadap WNA di Yaman yang memerlukan visa yang menjadi kendala karena harus dimohonkan ke KBRI di Muscat Oman. Dengan jarak tempuh yang jauh antar kedua negara, menurutnya, pengurusan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Irzan pun berharap Satgas ini akan menjadi cikal bakal pendirian Konjen atau Konsul RI di Hadramaut Yaman. Sehingga, nantinya, masalah-masalah kekonsuleran dapat ditangani secara langsung di Yaman.

Saksikan juga 'Kondisi Bandara Yaman Usai Terjadi Ledakan':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/imk)