Harlah NU ke-98, Jokowi Minta Dukung Vaksinasi COVID-19

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 21:13 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-98 secara virtual. Jokowi meminta seluruh jajaran NU untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi COVID-19.

"Saya mengucapkan selamat hari lahir, Harlah ke-98 Hijriah, puncak Harlah ini akan menjadi fasilah untuk mengukuhkan tali persaudaraan, ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah wathaniyah yang merupakan modal utama ketangguhan bangsa Indonesia. Puncak Harlah ke-98 NU hari ini sekaligus mengingatkan kita bahwa dua tahun lagi kita akan menyongsong 1 abad NU. Hampir satu abad aswaja telah tumbuh kokoh di negara kita dengan komitmen kebangsaan yang kuat. Hubbul wathon minal iman, adalah benteng terdepan dalam membela Pancasila, membela UUD 1945, membela NKRI dan membela Bhineka Tinggal Ika, yang selalu konsisten menebarkan toleransi kesejukan dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat Indonesia," kata Jokowi yang disiarkan Akun YouTube NU Channel, Sabtu (27/2/2021).

Jokowi mengatakan pandemi COVID-19 telah melanda dunia selama setahun. Jokowi menegaskan pemerintah selalu berupaya untuk menanggulangi pendemi ini.

"Pandemi COVID-19 yang melanda dunia selama setahun ini telah memberikan dampak yang luar biasa kepada masyarakat Indonesia, krisis kesehatan yang membawa korban dari orang-orang terdekat kita juga krisis perekonomian yang mengakibatkan banyak warga yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Pemerintah terus bekerja keras untuk mencegah penyebaran penularan COVID-19, mengobati yang sakit dan melakukan vaksinasi," kata Jokowi.

Jokowi memaparkan pemerintah bergerak cepat dalam mengamankan vaksin COVID-19. Indonesia, kata Jokowi, telah melakukan vaksinasi paling awal di Asia Tenggara.

"Alhamdulillah kita telah bergerak cepat, berusaha dengan sekuat tenaga memperoleh vaksin yang sedang diperebutkan oleh negara-negara di dunia. Indonesia sudah berhasil mengamankan pasokan vaksin COVID-19 yang saat ini sekali lagi diperebutkan, diperebutkan oleh 215 negara. Yang kita juga kita menjadi salah satu melakukan vaksinasi paling awal di Asia Tenggara," tuturnya.

Jokowi menegaskan bahwa dalam menangani pandemi Corona ini harus diiringi dengan rasa syukur. Dia mengatakan berkat rahmat Allah bangsa Indonesia tetap tangguh bersama-sama menghadapi Corona.

"Dalam ikhtiar kita menangani pendemi kita harus bersyukur kepada Allah SWT karena berkat rahmatnya bangsa kita tetap tangguh, bersatu, bergotong-royong menghadapi pandemi, saling membantu tanpa melihat perbedaan, saling peduli untuk meringankan beban saudara kita," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2