KPK OTT Gubernur Sulsel, Eks Jubir Ingatkan soal Harun Masiku

Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 20:03 WIB
Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, melepas jabatannya sebagai jubir KPK. Febri mundur usai pimpinan KPK terbaru hendak mencari juru bicara KPK yang baru.
Febri Diansyah (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Eks juru bicara KPK Febri Diansyah merespons operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan lembaga antirasuah itu terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Febri mengingatkan soal OTT yang telah dilakukan KPK sebelumnya.

Mulanya, Febri mengapresiasi OTT KPK sebagai kerja keras tim. Namun dia juga menduga OTT terhadap Nurdin ini langsung diboncengi narasi 'KPK Tidak Dilemahkan'.

"Namun, tampaknya ini langsung diboncengi untuk bangun narasi 'KPK tidak dilemahkan'. Jangan buru-buru, ingat beberapa OTT kemarin yang menyisakan nama seperti Harun Masiku? Politisi-politisi dalam kasus Suap Bansos COVID-19?" cuit Febri dalam akun Twitter miliknya @febridiansyah, Sabtu (27/2/2021). Febri mengizinkan cuitannya dikutip detikcom.

Febri menyampaikan rentan terjadi intervensi dalam pengembangan suatu perkara. Dia meminta masyarakat turut mengawal kasus OTT terhadap Nurdin.

"Pengembangan perkara inilah tantangan konsistensi KPK menangani korupsi. Potensi intervensi rentan terjadi di sini. Itulah pentingnya publik harus mengawal dengan kuat. Mengawasi KPK agar bekerja secara benar. Hal ini penting sekaligus untuk menjaga teman-teman di KPK yang bekerja secara benar," kata Febri.

Selanjutnya, dia meminta semua pihak menunggu hasil OTT. Namun dia mengingatkan agar semua pihak yang diduga terlibat turut diusut.

"Kita tunggu hasil OTT ini. Semoga informasi perkembangannya disampaikan secara proporsional. Semua pihak yang terlibat harus diusut," tulisnya.

Selanjutnya, sekilas soal OTT terhadap Nurdin Abdullah dan kasus Harun Masiku:

Simak Video: Tiba di KPK, Gubernur Sulsel: Saya Lagi Tidur Dijemput

[Gambas:Video 20detik]