Hujan Seharian, Padang Kembali Terancam Banjir dan Longsor
Sabtu, 25 Feb 2006 18:26 WIB
Padang - Lima kecamatan rawan bencana di kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) kembali terancam dilanda banjir dan tanah longsor menyusul hujan lebat yang mengguyur kota itu sejak pagi, Sabtu (25/2/2006). Walikota Padang, Fauzi Bahar meminta warga untuk siaga dan bila perlu mengungsi ke tempat yang lebih aman.Lima kecamatan yang rawan banjir dan longsor itu, yakni Kecamatan Lubuk Kilangan, Bungus, Lubuk Kilangan, Pauh, dan Koto Tangah. "Saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Dinas PU, dan Dinas Sosial kota Padang juga disiagakan untuk bila sewaktu-waktu terjadi bencana banjir atau longsor," ujar Fauzi Bahar ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Sabtu (25/2/2006).Dikatakan Fauzi, selain meminta warga untuk siaga, pihaknya juga sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi seperti membersihkan saluran got di ruas-ruas jalan, serta membuat saluran air baru di beberapa lokasi yang rawan banjir. "Untuk hari ini, berdasarkan pengamatan saya belum ada genangan air yang cukup tinggi yang dapat membahayakan keselamatan warga. Namun, kita perlu terus waspada mengingat sehari sebelumnya banjir dan longsor terjadi di beberapa kecamatan," ujarnya.Lebih lanjut, Fauzi mengatakan, sekitar 100 warga dari 19 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, hingga kemarin masih mengungsi akibat longsornya Bukit Karang Putih, beberapa waktu lalu. Meski tidak ada rumah warga yang tertimpa longsor, hingga kini warga masih khawatir terhadap ancaman longsor yang lebih besar."Kita sedang membahas mengenai kemungkinan merelokasi perumahan warga di sekitar bukit Karang Putih ke tempat yang lebih aman. Untuk membantu kebutuhan warga, Pemkot dan PT. Semen Padang sudah memberikan bantuan logistik," demikian Fauzi Bahar. Sementara itu, Kepala Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Padang, Emrizal, ketika dihubungi detikcom, Sabtu (25/2/2006) mengatakan, curah hujan yang mengguyur wilayah Sumbar sejak dua hari terakhir sudah di atas normal. "Hujan dengan intesitas yang tinggi masih akan mengguyur wilayah Barat Sumatera hingga dua hari ke depan. Kita mengimbau agar semua pihak mewaspadai banjir dan longsor," ujarnya.
(asy/)











































