Mundur dari Kepala Bapenda DKI, Eks Penasihat KPK Tsani Annafari Buka Suara

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 23:02 WIB
Giliran Penasihat KPK Tsani Ikut Daftar Capim
Tsani Annafari (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

Eks Penasihat KPK, Tsani Annafari, resmi mengundurkan diri dari posisi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Ia mundur setelah menjabat selama 5 bulan sebagai Kepala Bapenda DKI Jakarta.

"Saya per hari ini resmi tidak menjabat sebagai Kepala Bapenda DKI. Terkait kinerja, silakan saja diperiksa capaian target Bapenda DKI dan pelaksanaan kontrak kinerja dan capaian Kegiatan strategis daerah Bapenda 2020," kata Tsani melalui pesan singkat, Jumat (26/2/2021).

Tsani meminta masyarakat tak berspekulasi terkait keputusannya untuk mundur dari jabatannya. Ia mempersilakan untuk mengecek target Bapenda DKI Jakarta, terutama bagi pihak yang masih mempermasalahkan kinerjanya.

"Terkait mengapa saya tidak lagi menjabat sebagai Kepala Bapenda, itu tidak perlu diperdebatkan karena menjabat atau tidak menjabat semuanya adalah bentuk penugasan," sambung Tsani.

Ia menegaskan, sejak awal menjabat Kepala Bapenda DKI Jakarta, dia sudah dihadapkan pada pandemi COVID-19. Saat itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewanti-wanti agar target pendapatan daerah tak meleset jauh.

"Sebagai informasi, 2020 adalah tahun penuh ketidakpastian akibat pandemi COVID, sehingga sesuai arahan gubernur perlu sikap konservatif dan kehati-hatian agar target pendapatan tidak meleset jauh karena jika terjadi akan menyebabkan defisit anggaran daerah yang tajam. Kebijakan pendapatan juga harus memperhatikan sisi ketahanan dan pemulihan ekonomi, jadi tidak bisa asal genjot," terangnya.

Setelah 3,5 bulan mengemban tugas, kinerjanya pun mulai menampakkan hasil. Ia menyebut pendapatan daerah meningkat hingga dua kali lipat.

"Dan alhamdulillah dalam 3,5 bulan tugas yang kami laksanakan di 2020, pendapatan meningkat hampir 2 kali lipat dari Rp 17 triliun di akhir Agustus menjadi Rp 31,9 triliun di akhir Desember dengan capaian akhir target pendapatan 98,3%," ucapnya.

Sejauh ini, Tsani mengaku belum menerima surat keputusan (SK) penugasan di tempat baru. Ia mengaku siap ditempatkan di posisi apa pun.

"Saya sudah diminta Pemprov DKI dari Kemenkeu. Terserah Pemprov DKI mau menggunakan saya untuk apa. Yang pasti saya belum menerima SK penugasan baru, jadi saya belum tahu," ucapnya.

Sebelumnya, kabar mengenai pengunduran diri eks Penasihat KPK ini disampaikan oleh Komisi C DPRD DKI Jakarta. Tsani disebut telah menandatangani surat pengunduran dirinya dua hari lalu.

"Betul, saya sudah konfirmasi, sudah mengecek bahwa Pak Tsani sebagai Kepala Bapenda sudah menandatangani surat pengunduran diri sejak tanggal 24 yang lalu hari Rabu," kata anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, saat dihubungi, Jumat (26/2/2021).

Untuk diketahui, Komisi C merupakan mitra kerja Bapenda DKI Jakarta yang membawahkan pengelolaan keuangan daerah, pelayanan pajak, retribusi perbankan, dan aset daerah. Namun Jupiter belum menerima tembusan surat pengunduran diri yang dikirimkan oleh Tsani.

Sementara itu, Wagub DKI Ahmad Riza Patria membenarkan perihal pengunduran diri Kepala Bapenda DKI Tsani. Riza mengatakan setiap orang memiliki hak jika mengajukan pengunduran diri.

"Iya (mengundurkan diri)" singkat Riza.

Pada Agustus 2020 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik Mohammad Tsani Annafari sebagai Kepala Bapenda DKI Jakarta. Sebelum menjabat Kepala Bapenda DKI, Tsani pernah menjadi Penasihat KPK. Setelah itu, Tsani memiliki jabatan fungsional kebijakan fiskal di Kementerian Keuangan.

Lihat juga Video: Kepala Bapenda DKI Tsani Annafari Mundur, Wagub Ngaku Baru Tahu

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/dkp)