Bocah 10 Tahun di Bima Dicabuli-Meninggal, Polisi Tangkap Kakak Ipar

Faruk Nickyrawi - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 17:57 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi Pencabulan Anak (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Bima -

Polisi menangkap AR (29), kakak ipar dari bocah 10 tahun yang diduga jadi korban tindak pencabulan dan meninggal di puskesmas di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepada polisi, AR mengakui perbuatannya.

"AR sendiri mengaku takut karena sesaat sebelum korban meninggal, namanya sempat disebut oleh korban," ucap Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono, Jumat (26/2/2021).

AR ditangkap pada Rabu (24/2), sekitar pukul 16.30 Wita. AR langsung dibawa ke Polsek Rasbar untuk menghindari dia dikeroyok keluarga korban dan warga. Dia kemudian dipindah ke Mapolresta Bima.

"Untuk mempercepat proses pembuktian kasus (pencabulan) tersebut, tim kami sedang melakukan pemeriksaan beberapa saksi dan mengumpulkan alat bukti", ungkap Haryo.

Kasus ini ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polresta Bima. "AR merupakan kakak ipar korban," sebut Haryo.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto nengatakan AR tak sekali ini saja melakukan pencabulan. Sebelumnya, dia lolos dari jerat pidana karena pihak korbannya bersedia dimediasi oleh warga.

"Terduga AR sering melakukan perbuatan serupa, namun berhasil dimediasi oleh warga", tandas Artanto.

Dia kemudian meminta keluarga si bocah 10 tahun menahan diri dan mempercayakan penanganan kasusnya kepada penyidik kepolisian.