Tangki Minyak Meledak di Sumsel, Warga Duga Sebagai Penampung BBM Ilegal

Prima Syahbana - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 01:06 WIB
Kebakaran di Ogan Ilir (Dok Istimewa)
Foto: Kebakaran di Ogan Ilir (Dok Istimewa)
Jakarta - Kebakaran terjadi di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Kebakaran itu berasal dari tangki minyak.

Tak kurang dari 6 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Selang dua jam, api berhasil dipadamkan.

Salah satu warga, Fikri (19) mengaku pertama kali melihat kobaran api ketika pemilik mobil minibus membongkar tangki BBM. BBM tersebut mulanya hendak dipindahkan ke tempat penampungan.

"Sebelum kejadian mobil minibus granmax itu memindahkan minyak BBM dari dalam mobil ke penampungan minyak, kegiatan itu juga ilegal," kata Fikri saat ditemui wartawan dekat lokasi kejadian, Kamis (25/2/2021).

Fikri mengaku dirinya sedang berada di sekitar lokasi saat kebakaran. Fikri yang juga tinggal di sekitar lokasi mengatakan sebelum kebakaran terdengar ada suara letupan letupan yang di duga berasal dari mesin genset penyedot BBM.

"Saat lagi nongkrong di pondok itu, tiba-tiba api sudah mulai besar menyambar mobil dan 2 motor dekat tempat asal pertama api," katanya.

Senada dengan Fikri, Desi (54) menyebut kebakaran tersebut berasal dari tempat penampungan BBM ilegal. Desi pun mengaku rumahnya turut terbakar dalam peristiwa itu.

"Kebakaran tersebut berasal dari tempat bongkar muat minyak ilegal yang meledak, dulu juga pernah begitu sekali, udah sering sih, saya lupa sudah berapa kali. Tapi kali ini rumah saya yang kena imbas." imbuhnya Desi saat di wawancara terpisah.

Beruntung, saat kejadian Desi dan keluarga langsung lari menyelamatkan diri. "Kami langsung lari, mana saat itu listrik padam, kami panik takut campur aduk jadi satu. intinya kami minta ganti rugi atas kebakaran rumah kami ini," bebernya.

Sebelumnya, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan polisi masih melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Ada dua korban bakar dalam peristiwa itu.

"Untuk saat ini kita masih melakukan olah TKP, menurut informasi masyarakat kebakaran diduga berasal dari tangki minyak yang meledak hingga menyambar rumah warga yang berada di lokasi kejadian. Atas musibah ini ada dua korban yang mengalami luka bakar dan sudah di larikan ke RSUD Bari Palembang serta 3 mobil dan dua unit motor yang ikut terbakar," kata Yusantiyo saat di konfirmasi.

(man/man)