Bamsoet Dorong Pengembangan EBT untuk Kendaraan Listrik

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 16:40 WIB
Bambang Soesatyo
Foto: MPR
Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan untuk mempercepat migrasi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik (EV) beberapa hal perlu dilakukan. Salah satunya sumber daya pengisian yang berasal dari pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) ramah lingkungan.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menekankan misi IMI untuk mempercepat migrasi kendaraan konvensional ke listrik juga beriringan dengan pengembangan EBT yang sedang digalakkan Kementerian ESDM.

Bamsoet mengatakan pengembangan EBT yang antara lain bersumber dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA), tenaga angin/bayu (PLTB), ataupun tenaga surya (PLTS), mutlak dilakukan karena Indonesia juga tak bisa lagi selamanya bergantung kepada energi fosil yang semakin menipis.

"ESDM menargetkan bauran energi dari fosil ke EBT bisa mencapai 23 persen di tahun 2025. Sedangkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), Indonesia menargetkan di usia kemerdekaannya yang ke-100 di tahun 2045, bauran EBT sudah bisa mencapai 30 persen," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (25/2/2021).

Usai bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Alam, Arifin Tasrif, di Jakarta hari ini, Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, capaian bauran EBT hingga tahun lalu sudah 12-13 persen. Ditandai dengan kapasitas pembangkit listrik EBT yang sudah mencapai 10.467 megawatt di tahun 2020. Meningkat dari sebelumnya 9.496 megawatt di tahun 2015.

"Di tahun 2021 ini, Kementerian ESDM menargetkan naik mencapai 12.009 megawatt, dan di tahun 2022 menjadi 13.295 megawatt. Tantangannya tak mudah, namun jika kita kerjakan bersama secara gotong royong, hal tersebut rasanya tak mustahil untuk dicapai," jelas Bamsoet.

Bamsoet juga menerangkan, untuk menyemarakkan penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air, IMI bersama pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana menggelar balapan Formula E di tahun 2022. Sebuah balapan mobil kursi tunggal yang menggunakan energi listrik dan menunjukan bahwa kendaraan listrik juga memiliki power, sehingga bisa digunakan dalam kejuaraan balap.

Selain itu, IMI juga akan menggelar balapan kendaraan listrik motor dan mobil antar universitas di Sirkuit Sentul. Sebab sudah banyak mahasiswa dari berbagai universitas yang sudah melahirkan prototype kendaraan listrik.

"Antara lain Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, hingga Universitas Budi Luhur. Balapan tersebut juga sebagai bentuk apresiasi IMI terhadap kendaraan listrik yang sudah dihasilkan anak bangsa," pungkas Bamsoet.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut para pengurus IMI Pusat antara lain Wakil Ketua Umum Olahraga Mobil Ananda Mikola dan Wakil Ketua Umum Mobilitas Rifat Sungkar. Hadir pula Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dadan Kusdiana, serta Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana. (prf/ega)