Pasien Bisa Curhat Sepuasnya, Daftar ke Klinik Ini Wajib Booking 3 Hari

Yudistira Imandiar - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 15:22 WIB
Klinik pengobatan herbal di Bandung
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Kabupaten Bandung -

Klinik Tanaman Obat (KTO) Sari Alam yang ada di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat memberi keleluasaan kepada pasiennya berkonsultasi terkait kondisi kesehatan. Tak jarang 'sesi curhat' membutuhkan waktu hingga 2 jam. Hal ini pula yang menyebabkan pendaftaran ke klinik tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dijelaskan Delvi Tri Apriantini, anak dari pemilik KTO Sari Alam yang juga sebagai apoteker herbal mengatakan pasien akan ditanya-tanya seputar gaya hidup atau kebiasaan yang berpengaruh pada kesehatannya. Pasien juga boleh bercerita jika memiliki permasalahan yang menjadi beban pikiran hingga menyebabkan timbulnya penyakit.

"Kita di sini nggak sekadar orang bilang sakitnya apa lalu dikasih obat, enggak begitu. Pertama diperiksa sama papa, jadi ketahuan jelas penyakitnya apa. Baru habis itu sama mamah. Nah, di mama itu gak cuma dijelasin sakitnya apa, tapi diajak ngobrol dicari tahu apakah itu karena lifestyle atau ada masalah lain. Jadi satu orang itu bisa dua jam konsultasi," urai Delvi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Konsultasi itu memakan waktu yang lama agar latar belakang penyakit pasien bisa diketahui. Hal itu akan menentukan obat yang perlu diberikan kepada pasien.

Belum lagi, obat herbal untuk pasien diracik mendadak oleh Delvi dan asistennya. Artinya, setelah diagnosa penyakit pasien diketahui barulah obat dibuat.

Delvi menjelaskan meracik obat di tempatnya tak sekadar mencampur serbuk yang sudah jadi. Obat herbal di KTO Sari Alam diolah dari simplisia (bagian tanaman yang diambil untuk obat) dan diracik satu per satu dengan memakan waktu hingga 2 jam.

"Obatnya dibuat benar-benar disesuaikan dengan (kebutuhan) pasien. Obatnya diracik dari satu tanaman satu tanaman. Pasien dengan sakit yang sama obatnya bisa saja berbeda. Kalau ada dua orang (sakit) maag, nggak bisa dikasih obat yang sama," terang Delvi.

Klinik pengobatan herbal di BandungKlinik pengobatan herbal di Bandung Foto: Agung Pambudhy/detikcom

Proses panjang itu membuat KTO Sari Alam tak bisa menerima banyak pasien dalam sehari. Mereka hanya menerima maksimal lima pasien saja.

Mengingat panjangnya tahapan pengobatan, Delvi mengatakan pasien harus reservasi atau booking minimal tiga hari sebelum datang. Sehingga pasien yang datang mendadak (walk in) tidak dapat dilayani.

"Tidak bisa mendadak ke sini walaupun (datang dari) jauh. Kita nggak bisa sudah (ada pasien) reservasi lalu ada orang datang," jelas Delvi.

Wanita berkacamata ini menegaskan kliniknya tidak mengistimewakan pasien tertentu. Semua orang yang datang ke KTO Sari Alam diperlakukan sama sebagai pasien. Setiap orang harus reservasi tiga hari sebelumnya. Untuk reservasi KTO Sari Alam dapat menghubungi 082228885187.

"Begitu mereka melepas sandal, masuk, itu sudah jadi pasien kita. Tidak ada bedanya, tidak ada yang diberikan perlakuan lebih," cetus Delvi.

Delvi menekankan pasien juga harus siap mengikuti tahapan pengobatan di KTO Sari Alam. Mereka mesti tahan dengan rasa obat yang pahit, mengikuti anjuran, seperti pantang makanan, dan istirahat yang cukup. Hal itu akan menentukan hasil pengobatan dan penyembuhan pasien.

Wisata edukasi di Bukit Sari Alam BandungWisata edukasi di Bukit Sari Alam Bandung Foto: dok. Bukit Sari Alam

Sementara itu untuk memperlancar bisnis keluarganya itu, Delvi juga dibantu Bank BRI dengan permodalan melalui fasilitas KUR. Delvi sudah menjadi nasabah KUR BRI sejak beberapa tahun lalu. Ia mengajukan fasilitas kredit untuk pengembangan usaha.

"Untuk pebisnis pemula (BRI) bisa jadi bank rekomendasi yang sangat baik untuk membantu usaha kita," ungkapnya.

detikcom bersama BRI mengadakan program Jelajah UMKM ke beberapa wilayah di Indonesia yang mengulas berbagai aspek kehidupan warga dan membaca potensi di daerah. Untuk mengetahui informasi lebih lengkap, ikuti terus beritanya di detik.com/tag/jelajahumkmbri.

Lihat juga Video: Tidak Semua Lebah, Hanya Jenis ini yang Bisa Dipakai Terapi, Malang

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)