Gubernur Kepri Bicara Prioritas Kerja: Pemulihan Ekonomi-Jaga Perbatasan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 12:10 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad
Gubernur Kepri Ansar Ahmad (Foto: Screenshot YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta - Ansar Ahmad berbicara mengenai prioritas kerja setelah dirinya resmi dilantik menjadi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri). Selain penanganan COVID-19, Ansar Ahmad akan berfokus dalam memulihkan ekonomi masyarakat.

"Kita fokus melaksanakan recovery ekonomi. Provinsi Kepri pernah mengukir pertumbuhan ekonomi 8 persen di masa lalu, di mana Batam menjadi lokomotif ekonominya. Karena COVID ini, ekonomi kita berorientasi ekspor, pariwisata, maka saat ini kita mengalami proses penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan," kata Ansar Ahmad seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2021).

Ansar mengatakan upaya pemulihan ekonomi bisa dilakukan salah satunya dengan penguatan pelayanan birokrasi yang baik. Dia juga berbicara mengenai UU Cipta Kerja terkait relaksasi investasi di Kepri.

"Kemudian juga relaksasi-relaksasi sebagai insentif bagi para pelaku investasi di Kepri sejalan dengan pemerintah pusat yang telah memberikan relaksasi-relaksasi investasi akan menyambut UU Cipta Kerja ini. Kita di daerah juga akan lakukan hal yang sama, agar kita di daerah lebih cepat melakukan pemulihan ekonomi dengan mengundang investasi yang sebanyak-banyaknya ke Kepri bicara ekonomi kita tentunya kita bicara eksistensi UMKM, kemudian program kemitraan antara UMKM, menengah dan besar, dan kita fokus lakukan secara intensif," ujar dia.

Tak hanya persoalan ekonomi, masalah keutuhan negara juga menjadi perhatian serius Ansar Ahmad. Dia siap bekerja sama dengan seluruh pihak untuk menjaga perbatasan Indonesia.

"Kita concern juga untuk menjaga keutuhan wilayah Provinsi Kepulauan Riau yang memang langsung berbatasan dengan negara tetangga, maka kita akan perkuat intensitas pengamanan di laut, di darat dan di udara, bersama TNI-Polri, agar kita bisa menjaga keutuhan wilayah kita dengan manfaatkan semua potensi yang ada," ujar Ansar.

"Kemudian, sebagai bunda tanah Melayu, semua yang kita lakukan tentu berpayung dengan khazanah budaya Melayu, di mana budaya akan menjadi pendorong semangat dalam membangun Kepri ke depan," sambung dia. (knv/fjp)