Kerap Berpindah Tempat, IRT DPO Kasus Penipuan di Palopo Ditangkap

Muhammad Riyas - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 10:36 WIB
Polisi tanggkap IRT DPO kasus Penipuan
Polisi menangkap IRT DPO kasus penipuan (dok. Istimewa/Foto diberikan oleh Polres Palopo)
Palopo -

Masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus penipuan, ibu rumah tangga (IRT) di Palopo berinisial SE (41) akhirnya ditangkap polisi. Pelaku diamankan di sebuah rumah di Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Dipimpin Panit Reskrim Wara Polres Palopo Ipda Akbar, bersama Polsek Mangkutana, Polres Luwu Timur, SE (41), yang kerap berpindah-pindah tempat, tak berkutik saat dijemput di sebuah rumah di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu timur, Sulawesi Selatan. Akbar menyebut polisi menerima empat laporan atas pelaku.

"Ada empat laporan polisi yang berada di Polsek Wara, Polres Palopo, yaitu laporan polisi tanggal 13 Januari 2021, tanggal 4 Oktober 2020, tanggal 24 Agustus 2020, dan tanggal 24 Agustus 2020, dan berdasarkan laporan sekitar tahun 2019," kata Akbar, Kamis (25/2/2021).

Akbar mengungkapkan, sekitar tahun 2019, pelaku meminjam uang kepada salah satu korban sebesar Rp 50 juta. Namun pelaku tidak mengembalikan pada waktu yang telah ditetapkan.

"Pinjam uang Rp 50 juta, alasannya untuk modal berdagang sayur dari Enrekang ke Toraja, dan pelaku berjanji akan mengembalikan uang yang dipinjam oleh korban dan sampai batas waktu yang telah pelaku sepakati, tidak ada iktikad baik untuk mengembalikannya," ungkapnya.

Selain itu, diduga pelaku merupakan residivis tindak kejahatan dengan merental beberapa unit mobil, kemudian menggadaikannya bersama beberapa pelaku yang telah menjalani persidangan. Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya kepada pihak kepolisian guna proses lebih lanjut.

Akbar menjelaskan pelaku diamankan dalam perkara dugaan tindak pidana penipuan dan atau/penggelapan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 378 KUHPidana subs Pasal 372 KUHPidana.

(lir/lir)