Kemenkes Ungkap Penyebab Kerumunan Vaksinasi Pedagang Tanah Abang

Rahmat Fathan - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 23:47 WIB
Ratusan tenaga pendidik menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Vaksinasi itu dilakukan agar sekolah bisa memulai belajar tatap muka pada tahun ajaran baru.
Ilustrasi vaksinasi COVID-19. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Vaksinasi COVID-19 pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, sempat dihentikan karena menimbulkan kerumunan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap salah satu penyebab kerumunan tersebut adalah animo pedagang yang ingin divaksinasi cukup tinggi.

"Ya itulah karena, antusiasnya tinggi. Padahal di awal-awal mereka susah untuk diminta daftar, ada yang takut, nggak percaya, segala macam," ujar Koordinator Pelaksana Vaksinasi Pedagang Pasar Tanah Abang, Siti Khalimah, saat dihubungi wartawan, Rabu (24/2/2021).

Siti mengatakan 4 hari pertama vaksinasi dilakukan di Pasar Tanah Abang berjalan lancar. Semula, para pedagang yang akan divaksinasi telah mendapatkan kupon antrean, sehingga tidak terjadi penumpukan.

"Jadi di 4 hari pertama itu lancar tuh, nah itu karena kita itu bagi kupon. Misal sehari target kita 1.500, saya buat kupon sebanyak 1.500, di kupon itu ada tulisannya lokasi dan jam. Jadi 1 jam itu untuk 1 titik sekitar 75 orang. Jadi saya tulisin, jam 08.00-09.00 lokasi di selasar masjid, jadi mereka itu akan datang di jamnya. Makanya di hari pertama sampai keempat itu nggak numpuk," katanya.

Namun kemudian, pada vaksinasi berikutnya timbul kerumunan. Hal ini, disebut Siti , terjadi karena PD Pasar Jaya mengganti sistem dalam antrean yang tidak lagi menggunakan kupon.

"Di awal itu kan PD Pasar Jaya yang mendata 9.720. Nah kemudian dia data lagi, sistemnya itu ganti, dia pakai aplikasi gitu loh. Sehingga tidak mudah untuk membagi kupon katanya, sehingga pada hari Senin (22/2) dan Selasa (23/2) itu nggak pakai kupon, berebutan lah orang yang sampai harus dihentikan Kapolsek itu," jelasnya.

Sebelumnya, polisi menghentikan proses vaksinasi virus Corona kepada pedagang di Pasar Tanah Abang. Langkah itu diambil setelah terjadi kerumunan di lokasi.

"Iya saya hentikan memang. Kami Satgas COVID Kecamatan Tanah Abang menghentikan karena antrean pedagang membeludak sehingga kita hentikan vaksin hari ini. Tidak bisa dibendung lagi dan tidak sesuai prokes (protokol kesehatan)," kata Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan saat dihubungi detikcom, Senin (23/2/2021).

Singgih menyebut lokasi vaksinasi dilakukan di Pasar Tanah Abang Blok A lantai 8 hari ini. Lokasi yang tergolong kecil menjadi salah satu timbulnya kerumunan.

(mea/mea)