Vaksinasi Pedagang di Pasar Tanah Abang Timbulkan Kerumunan, Ini Catatan PDIP

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 08:14 WIB
Wakil Ketua Fraksi DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah (Istimewa)
Wakil Ketua Fraksi DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah (Istimewa)
Jakarta -

Satgas COVID-19 menghentikan proses vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang karena pedagang yang hadir membeludak. PDIP DKI Jakarta memberikan sejumlah catatan untuk mengantisipasi timbulnya kerumunan.

"Pertama yang perlu diperbaiki adalah cara pendaftaran. Karena kalau saya lihat, misalkan pedagang pasar Tanah Abang yang adanya kerumunan ini bisa dipilah-pilah," ujar Wakil Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Ima Mahdiah saat dihubungi, Selasa (23/2/2021).

Ima mengatakan hal ini dapat dilakukan dengan memberikan jadwal pembagian jam vaksinasi. Menurutnya, bila tidak adanya pembagian, akan terjadi penumpukan.

"Misalkan untuk hari ini, jam segini, itu harusnya pedagang di blok mana, jadi tidak numpuk. Kadang orang kalau misalkan cuma disampaikan bahwa ada vaksinasi dari pukul 08.00 sampai 04.00 sore, kadang mereka yang antusias pagi-pagi, jadi menumpuk," kata Ima.

Tidak hanya pada proses vaksinasi pedagang, proses vaksinasi kepada warga pun diharapkan dapat dilakukan dengan pembagian jadwal. Menurut Ima, warga perlu diberi informasi terkait tempat, jam, hingga lokasi untuk memperkuat teknis pemberian vaksin.

"Di warga masyarakat pun begitu. Saya harapnya semua dikasih jadwal ketika submit di link yang DKI mereka ini sudah harus ada jadwalnya di mana tempatnya, yang slotnya masih kosong itu ada di mana," kata Ima.

"Jadi itu yang menurut saya harus diperhatikan. Ini teknisnya kalau memang vaksin antusiasnya tinggi sekali, cuma di satu sisi kalau tidak dibarengi dengan teknis sistemnya tidak kuat. Kayak contoh tadi di Tamansari pun mereka jadi tunggu gitu dua jam, cuma karena mereka antusias jadi mereka tidak berasa. mereka bisa bersyukur karena mereka bisa ikut vaksin dari pemerintah," sambung dia.

Selain cara pendaftaran, Ima menilai vaksinasi perlu dilakukan di tempat yang luas. Hal ini juga dimaksudkan agar target tercapai.

"Dibuat juga di tempat yang lebih luas biar target vaksin cepat tercapai," pungkasnya.

Sebelumnya, polisi menghentikan proses vaksinasi virus Corona kepada pedagang di Pasar Tanah Abang. Langkah itu diambil setelah terjadinya kerumunan di lokasi.

"Iya saya hentikan memang. Kami Satgas COVID Kecamatan Tanah Abang menghentikan karena antrean pedagang membeludak sehingga kita hentikan vaksin hari ini. Tidak bisa dibendung lagi dan tidak sesuai prokes (protokol kesehatan)," kata Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan saat dihubungi detikcom, Senin (23/2).

Singgih menyebut lokasi vaksinasi dilakukan di Pasar Tanah Abang Blok A lantai 8 hari ini. Lokasi yang tergolong kecil menjadi salah satu timbulnya kerumunan. Diperkirakan ada ratusan orang pagi tadi yang menghadiri vaksinasi di lokasi tersebut.

Simak juga video 'Kemenkes: Banyak Penerima Vaksinasi Alami Efek Samping Akibat Stres':

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/zak)