Ini Beda Rukun Khutbah Jumat dan Hari Raya

Tim hikmah detikcom - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 22:20 WIB
Sejumlah warga menunaikan shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (8/1/2021). Usai diresmikan Kamis (7/1) oleh Presiden Joko Widodo.
Foto: Rifkianto Nugroho/Ini Beda Rukun Khutbah Jumat dan Hari Raya
Jakarta - Seorang khotib harus memperhatikan beberapa rukun khutbah yang telah ditetapkan. Hal ini agar ibadahnya sah.

Dalam buku Rukun & Syarat Sah Khutbah Jumat oleh Ahmad Zarkasih, Lc, disebutkan ada 5 rukun khutbah.

Rukun khutbah yakni:

1. Membaca Tahmid kepada Allah SWT

Alasan utama kenapa memulai khutbah dengan bacaan tahmid atau hamdalah adalah ittiba'an. Ittiba'an adalah mengikuti apa yang sudah dikerjakan Nabi Muhammad SAW.

Membaca pujian kepada Allah pada khutbah pertama dan kedua.

2. Membaca Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW

Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW pada khutbah pertama dan kedua.

3. Membaca Wasiat Takwa kepada Allah

Rukun khutbah https://www.detik.com/tag/khutbah-jumat berikutnya yakni membaca wasiat takwa kepada Allah pada khutbah pertama dan kedua.


4. Membaca Al Quran

Membaca ayat suci Al Quran pada salah satu dari kedua khutbah. Minimal membaca ayat adalah satu ayat.

Disyaratkan pula hendaklah membaca ayat dengan sempurna atau sebagian dari ayat yang panjang, serta dapat dipahami maknanya.

5. Membaca doa-doa untuk orang-orang mukmin

Berdoa untuk orang-orang mukmin pada khutbah kedua. Disyaratkan pula, doa itu menyangkut urusan akhirat, seperti doa tentang ampunan bila khatib hafal.

Bila tidak hafal, khotib cukup berdoa menyangkut urusan keduniaan. Hendaklah dalam doanya khotib tidak mengabaikan para hadirin.

Rukun khutbah di atas biasanya dilakukan untuk khutbah Jumat dan khutbah hari raya. Beda rukun khutbah Jumat dan rukun khutbah hari raya yakni pada kalimat pembukanya saja.

Dilansir buku Fikih Empat Madzhab Jilid 1 oleh Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi, pada rukun khutbah hari raya disunahkan dimulai dengan takbir. Sementara pada rukun khutbah Jumat dimulai dengan tahmid atau hamdalah.

(nwy/erd)