Gubernur Rekrut 100 PPL untuk Jadikan Sumsel Lumbung Daging Nasional

Faidah Umu Safuroh - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 19:50 WIB
Pemprov Sumsel
Foto: Dok. Pemprov Sumsel
Jakarta -

Gubernur Provinsi Sumsel H Herman Deru tengah melakukan upaya percepatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi lumbung daging nasional. Salah satunya dengan merekrut 100 petugas penyuluh lapangan (PPL) dengan memberdayakan lulusan alumni SMK Pembangunan Pertanian Negeri (SPPN) Sembawa Kabupaten Banyuasin.

"Mereka inilah nanti yang akan memperbaharui ilmu masyarakat yang ada di desa dalam memproduksi hasil peternakan, termasuk ternak ayam petelur," ungkap Herman Deru dalam keterangan tertulis, Rabu (24/2/2021).

Dalam penandatanganan MoU antara PT Sriwijaya Agro Industri dengan SMK SPPN Sembawa Banyuasin yang bertempat di Kampus SMK SPPN Banyuasin, Herman mengatakan PPL tersebut nantinya memiliki tugas pokok dan fungsi membina masyarakat desa yang ada di seluruh kabupaten/kota, agar dapat memproduksi daging baik ayam pedaging maupun ayam petelur dengan cara yang terbarukan.

"Saya janjikan untuk merekrut tahun ini minimal 100 PPL dari SMK SPPN Sembawa, inilah guna siswa dan siswi kita untuk mentransformasi ilmunya di pedesaan," tegasnya.

Bahkan, Herman Deru menginstruksikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel untuk segera menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) menjadi Memorandum of Agreement (MoA), yang kemudian dilanjutkan dengan pusat pendidikan pertanian.

"Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel punya lebih dari 100 SMK, minimal punya program studi atau kurikulum pertanian. Itu yang paling mungkin kita berbuat dan dirasakan rakyat. Pertanian ini harus kita buat kreasi. Di moment MoU hari ini, ayo kita sama-sama menjadikan pertanian sebagai sektor unggulan yang menjanjikan," tambahnya.

Ia berharap dengan merekrutmen PPL, Provinsi Sumsel memiliki zona wilayah khusus peternakan ayam. Untuk memperkuat posisi sebagai lumbung pangan nasional. Selain itu, ia juga meminta PPL untuk mengedukasi masyarakat agar memiliki kebanggan menjalani profesi sebagai petani.

Sementara Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian Idha Widi Arsanti mengatakan Kementerian Pertanian RI telah mendorong SMK SPPN untuk 70% diarahkan praktik dan 30% teori, dengan harapan para alumni dapat menguasai teknis pertanian.

"Menjawab tantangan pertanian yang ada saat ini, regenerasi petani perlu dilakukan. Vokasi pertanian juga berhubungan erat dengan dunia usaha dan industri. Di mana siswa dan siswi ini sudah mencoba melakukan kegiatan pertanian yang sesuai dengan SOP," tandasnya.

Dalam kunjungannya di SMK Pembangunan Pertanian Negeri Banyuasin kali ini, Herman Deru dan rombongan berkesempatan meninju secara langsung peternakan ayam petelur, peninjauan kebun jambu kristal, pabrik penyulingan minyak serai, penebaran benih ikan dan peninjauan peternakan sapi.

Simak video 'KKP Kembangkan Maluku Jadi Lumbung Ikan Nasional':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)