Viral Video Curhat WNI dari LN, Satgas Jelaskan soal Beda Hasil Tes Corona

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 17:22 WIB
Ketua Subbidang Testing Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Budiman Bela
Foto: Budiman Bela (YouTube BNPB)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 menjawab video viral seorang wanita positif COVID-19 yang baru tiba dari luar negeri. Satgas COVID-19 pun menjelaskan fenomena positif corona lebih dari satu kali seperti yang dialami wanita itu.

Dalam video yang beredar itu, tampak seorang wanita yang mengenakan pakaian berwarna putih. Wanita tersebut mengaku baru tiba di Indonesia dari luar negeri menggunakan pesawat.

"Aku sudah sampai di Indonesia, tadinya dikarantina di Hotel Wyndham, dan sudah dicek COVID, katanya positif, padahal aku Desember lalu udah pernah positif COVID, terus aku sebelum terbang kurang dari 72 jam itu udah tes, dua hidung, tenggorokan, PCR kan? Itu hasilnya negatif, tahu-tahu di Indonesia aku positif," ujar wanita tersebut dalam video yang dilihat detikcom, Selasa (23/2/2021).

"Aku minta PCR pembanding dari luar, tapi mereka nggak kasih, mereka nggak mau. Mereka pas udah debat-debat kan, aku nggak mau karantina sebelum dapat PCR pembanding, akhirnya debat-debat itu," kata wanita tersebut.

Wanita itu mengaku pihak bandara menyuruhnya melakukan tes PCR Corona di Wisma Atlet karena sesuai prosedur. Namun kendaraan yang menjemput wanita itu di bandara untuk diantar ke Wisma Atlet adalah mobil taksi.

"Ternyata yang jemput itu taksi Avanza, dan aku itu sendiri. Makanya itu nggak tahu kerja sama sama Satgas atau Wisma Atlet, pas bayar parkir, aku tanya, 'Mas (sopir taksi) dari mana?' 'Dari Golden Bird', bawa aku yang katanya positif COVID sendirian," jelas wanita itu.

Ketua Subbidang Testing Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Budiman Bela merespons video viral tersebut. Dia awalnya menjelaskan mengenai akurasi testing Corona.

"Sebelum saya jelaskan mengenai hasil testing yang mungkin masyarakat mempertanyakan akurat atau tidak akurat, mungkin yang perlu ditambahkan adalah testing tersebut juga sebetulnya bukan hanya membantu kita mencegah penularan dari virus dari luar negeri ke dalam Indonesia tetapi juga sebetulnya bermanfaat bagi mereka yang diperiksa itu sendiri," kata Budiman melalui tayangan YouTube BNPB, Rabu (24/2/2021).

Lihat juga Video: 1.163 WNA dan WNI yang Tiba di Soetta Positif Corona

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3