Guru-guru Terlatih Dikerahkan Pulihkan Psikologi Anak Korban Gempa Sulbar

Abdy Febriady - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 16:41 WIB
Korban gempa Sulbar bertahan di tenda pengungsian (Abdy/detikcom).
Korban gempa Sulbar bertahan di tenda pengungsian. (Abdy/detikcom)
Mamuju - Sebanyak 100 guru terlatih dipersiapkan untuk terjun memulihkan psikologi anak korban gempa bumi di Sulawesi Barat. Mereka akan mendampingi siswa korban gempa Sulbar mulai dari siswa TK hingga SMP.

"Seratus guru yang terlibat bukan hanya guru SD, ada juga guru TK, guru SMP hingga guru mengaji," ujar salah satu Master Teacher yang terlibat program ini, Naim Irmayani, dalam keterangannya kepada wartawan di Sulbar, Rabu (24/2/2021).

Sebelum diterjunkan ke wilayah terdampak gempa, para guru ini mengikuti pelatihan yang digelar atas kerja sama Satuan Istimewa Siaga Pendidikan dan Keluarga Peduli Pendidikan (Sigap Kerlip), Wahana Visi Indonesia, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Barat, Start Fund, dan Pemerintah setempat. Pelatihan digelar 3 hari, pada 25-27 Februari 2021.

Para guru yang diterjunkan akan didampingi 15 master teacher dari berbagai latar belakang profesi berbeda, di antaranya pegawai LPMP, dosen, guru, BPBD, Dinas DP3A, tokoh agama, hingga aktivis pemerhati anak.

"Dengan berbagai latar keilmuan, diharapkan dapat menyatukan persepsi keilmuan, untuk memberikan pelatihan dan pendampingan tentang dunia anak," kata Naim.

Para guru dan pendamping yang terlibat juga wajib mengikuti pemeriksaan rapid test antigen untuk memastikan para guru dan pendamping negatif virus Corona (COVID-19).

"Kegiatan ini sangat menjaga standar protokoler kesehatan dengan tetap menerapkan 3M, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan," imbuhnya.

Seratus guru yang telah mengikuti pelatihan nantinya akan diterjunkan untuk menghadapi sedikitnya 600 anak korban gempa, yang telah dibagi dalam beberapa kelompok.

"Materi yang didapatkan selama pelatihan nantinya akan diterapkan di lokasi pengungsian, dengan harapan dapat memulihkan psikologi anak korban gempa. Para guru bebas berkreasi sesuai kondisi. Panitia kegiatan juga menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan selama berhadapan langsung dengan anak di lapangan," tuturnya.

Simak Video: Warga Sulbar Bantu Bongkar Sekolah Terdampak Gempa

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/nvl)