Eks Stafsus Edhy Prabowo Ungkap Terima Titipan Uang dari Penyuap Kasus Benur

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 13:52 WIB
Suasana sidang penyuap Edhy Prabowo terkait kasus ekspor benur (Zunita/detikcom)
Suasana sidang penyuap Edhy Prabowo terkait kasus ekspor benur (Zunita/detikcom)
Jakarta -

Mantan staf khusus (stafsus) Edhy Prabowo, Safri, mengaku pernah menerima titipan uang dari Direktur PT Dua Putra Perkasa (PT DPP) Suharjito, yang menjadi terdakwa penyuap dalam kasus suap ekspor benih lobster atau benur. Namun Safri mengaku tidak tahu berapa jumlah uang itu.

Awalnya Safri menceritakan pertemuannya dengan Suharjito dan Manajer Operasional Kapal PT DPP, Agus Kurniyawanto. Dalam pertemuan itu membahas terkait izin ekspor PT DPP yang tidak kunjung keluar.

"Saya bilang dilengkapi berkas-berkas yang disampaikan di tim due diligence," kata Safri saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021).

"Apa ada permintaan uang di situ?" tanya jaksa KPK Siswandono.

"Nggak ada, Pak. Seingat saya nggak pernah meminta uang, seingat saya, saya nggak pernah minta uang," kata Safri.

Safri mengaku tidak pernah meminta uang kepada Suharjito terkait perizinan ekspor benih lobster. Namun, saat pertemuan berikutnya, Safri mengatakan Suharjito menyerahkan uang dengan embel-embel 'titipan'.

"Suharjito waktu itu menitipkan uang, titipan kepada saya. Titipan aja tapi jumlahnya nggak tahu, titip uang untuk... pokoknya titip saja. Saya nggak tahu jumlahnya berapa," ungkap Safri.

"Titipan buat siapa?" tanya jaksa KPK.

"Saya pikir, karena beliau temannya Pak Menteri, ya saya ambil, Pak. Saya sampaikan ke Pak Amiril," jawab Safri.

Safri mengaku tidak tahu uang itu dititipkan untuk siapa. Namun, setelah Suharjito menyerahkan uang titipan itu, Safri memberikannya kepada sekretaris pribadi Edhy Prabowo bernama Amiril Mukminin.

"(Diserahkan) ke Amiril. Karena waktu itu Amiril ada tanya ke saya bilang, 'Ada titipan nggak?' Saya bilang ada, dan saya serahkan," ucap Safri.

Selanjutnya
Halaman
1 2