Round-Up

Kedok Palsu Dokter Klinik Kecantikan Dibongkar Polisi via Penyamaran

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 07:26 WIB
Polda Metro Jaya gerebek klinik kecantikan ilegal dan tangkap dokter palsu di Jaktim. Klinik Zevline Skin Care ilegal dan dokter kecantikan palsu.
Polda Metro merilis klinik kecantikan diduga ilegal. (Foto: Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Sebuah klinik kecantikan di Ciracas, Jakarta Timur digerebek polisi usai diduga melakukan malpraktik terhadap pasien. Klinik tersebut juga diketahui tidak memiliki perizinan.

Tidak hanya itu saja, klinik kecantikan 'Zevmine Skincare' ini dioperasikan oleh seorang dokter abal-abal. Dokter SW alias Y tidak memiliki kompetensi di bidang kedokteran, namun melakukan sejumlah tindakan laiknya seorang dokter.

Kasus ini terbongkar setelah polisi menyelidiki sebuah informasi laporan masyarakat terkait keberadaan klinik kecantikan tersebut. Klinik 'Zevmine Skincare' yang berada di sebuah ruko di Jl TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur ini sudah sudah 4 tahun beroperasi, tepatnya sejak 2017.

"Karena menyangkut masalah kecantikan, jadi Polwan yang kita kedepankan untuk melakukan penyelidikan, tentang praktik dokter ilegal melalui klinik yang juga ilegal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Dari hasil penyamaran polwan tersebut, polisi kemudian mengamankan seorang tersangka perempuan berinisial SW alias Y. Dia adalah pemilik, sekaligus 'dokter' yang berpraktik di Zevmine Skincare.

"SW alias Y, dia adalah pemilik klinik, dia juga yang melakukan praktik dokter kecantikan," kata Yusri.

Tersangka mempromosikan jasanya lewat akun media sosial Instagram.

"Modus operandinya adalah dia buka klinik dengan nama 'Zevmine Skincare', tapi dalam memanggil atau mengajak konsumen melalui Instagram langsung namanya dia. Ada dia punya akun tersendiri dengan menyampaikan beberapa tarif yang dia sampaikan melalui akun Instagram," beber Yusri.

'Dokter' SW ini tidak hanya melayani pasien di Jakarta, tetapi juga di daerah. Tersangka pernah berkeliling melayani pasien hingga ke Aceh.

"Jadi klinik itu ada dalam suatu ruko, tapi praktiknya selama 4 tahun ini bukan hanya saja dalam ruko tersebut, tapi juga melalui panggilan bahkan mendatangi bukan cuma d Jakarta saja sampai ke Aceh. Tapi, lebih sering di daerah Jawa Barat, Bandung sesuai dengan pesanan dari konsumennya melalui WhatsApp grup karena memang dia menyampaikan mempromosikan melalui medsos Instagram yang bersangkutan," jelas Yusri.

Tonton juga video 'Polisi Bongkar Praktik Dokter-Klinik Kecantikan Ilegal di Jaktim':

[Gambas:Video 20detik]



Ternyata bukan dokter, simak di halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3