Round-Up

Tim Pengkaji UU ITE Baru Bekerja, Kritik soal Pakar Sudah Mengemuka

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 07:05 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi medsos (Edi wahyono)
Jakarta -

Tim pengkaji Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sudah mulai bekerja. Namun, tim ini disorot lantaran dianggap tak diisi oleh pakar.

Sebagaimana diketahui, tim ini tak lepas dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pelaksanaan UU ITE. Menurut Jokowi, jika UU ITE dengan pasal-pasal yang dianggap karet adalah masalah, maka harus direvisi.

"Kalau Undang-Undang ITE tidak bisa memberikan rasa keadilan, ya saya akan minta pada DPR untuk bersama-sama merevisi undang-undang ini," kata Jokowi seperti dilihat dalam Channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/2/2021).

Seminggu berselang, dibentuklah tim pengkaji UU ITE oleh yang melibatkan tiga kementerian. Tiga kementerian tersebut adalah Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

"Hari ini saya menyampaikan bahwa 3 kementerian, tentunya melibatkan kementerian dan lembaga pendukung, hari ini secara resmi mengumumkan follow up arahan Presiden kepada Kapolri dan kepada lembaga-lembaga perumus dan penegak hukum pada tanggal 15 hari lalu, pada hari Rabu yang lalu dalam Rapimnas TNI-Polri, di mana Presiden mengarahkan untuk dilakukan kajian-kajian terhadap UU ITE," kata Mahfud kepada wartawan di Kemenko Polhukam, Senin (22/2/2021).

Kajian akan dilakukan di sejumlah pasal yang dinilai sebagai pasal karet. Tim tersebut, kata Mahfud, diberi waktu 2-3 bulan untuk kemudian menyampaikan laporan.

Selama tim bekerja, penegak hukum diminta menjalankan UU ITE dengan cermat dan memenuhi rasa keadilan rakyat.

Simak video 'Penjelasan Kapolri soal Dibentuknya Virtual Police: Tugasnya Mengedukasi':

[Gambas:Video 20detik]



Tim itu dibentuk melalui Keputusan Menko Polhukam Nomor 22 Tahun 2021 tentang Tim Kajian Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Berikut ini daftar tim pengkaji tersebut:

Selanjutnya
Halaman
1 2