Round-Up

Kasus Jual Senpi-Amunisi ke KKB Papua Seret Oknum Polisi hingga TNI

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 21:08 WIB
Ratusan senpi Illegal berhasil diamankan Direskrium Polda Metro Jaya, Minggu (15/11/2015). Ratusan senpi dan para tersangka itu diamankan oleh pihak berwajib selama operasi dalam kurun waktu 3 bulan. Terlebih dengan maraknya ancaman dan penembakan pelaku kejahatan di Ibukota yang semakn meresahkan masyarakat. Rachman Haryanto/detikcom.
Foto ilustrasi senjata api. (Rachman Haryanto/detikcom)
Ambon -

Kasus jual-beli senjata api (senpi) ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) bikin heboh. Pasalnya, transaksi senjata api itu melibatkan oknum TNI dan polisi.

Kasus ini terungkap usai Polres Bintuni, Polda Papua Barat, mendeteksi adanya keterlibatan salah satu oknum TNI. Setelah diselidiki, satuan Intel Kodam Pattimura menangkap Praka MS.

Menurut informasi, Praka MS adalah Wakil Komandan Regu (Wadanru) 1 Ton I Regu I Kipan B 733/Masariku. Dia tinggal di asrama militer Waiheru Kipan B 733/Masariku.

Praka MS diperiksa pada Senin (22/2) di kantor Denintel Kodam Pattimura terkait pengembangan kasus kepemilikan senjata api dan amunisi ilegal yang merupakan jaringan Ambon-Papua. Polisi Militer Kodam XVI/Pattimura mendeteksi ada 600 butir amunisi yang dijual Praka MS ke KKB.

"Jumlah amunisi yang ada sebanyak 600 itu kita pasti mempersepsikan bahwa tidak mungkin orang ini bermain sendiri, sama dengan juga kita juga mempersepsikan demikian, tapi sampai saat tadi kita belum bisa mencari informasi, setelah datang langsung lakukan pemeriksaan," kata Komandan Polisi Militer Kodam XVI /Pattimura, Kolonel CPM Johny Pelupessy, di Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Selasa (23/2/2021).

Pomdam Pattimura masih mendalami dugaan keterlibatan oknum TNI AD lainnya. Berdasarkan pemeriksaan awal, Johny menjelaskan Praka MS mengakui mengumpulkan sendiri amunisi tersebut. Ratusan amunisi itu didapatkan Praka MS dari sesi latihan menembak.

"(Sebanyak) 200 (peluru) itu dari latihan menembak, yang sisinya itu kita coba juga dalami karena kita tidak begitu saja percaya itu dari latihan menembak. Dan kita juga tidak mempercayai dia bermain sendiri, itu yang kita berusaha dalami," tutur Kolonel Johny.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya>>>

Simak video 'Kapolri Siap Proses Pidana Oknum Polisi Jual Senjata ke KKB':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2