Terjatuh dari Motor, Pria di Samarinda Tewas

Suriyatman - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 16:57 WIB
Ilustrasi garis polisi dilarang melintas
Ilustrasi garis polisi. (Ari Saputra/detikcom)
Samarinda - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur. Pria berinisial A (25) tewas setelah terjatuh dari motor.

Mulanya, A sedang dibonceng rekannya, N (25), di Jalan dr Sutomo, Kaltim, Selasa (23/2) pukul 03.00 Wita. Mereka melintas dari Jalan dr Sutomo menuju Jalan S Parman.

Namun, motor yang dikendarai N oleng. Saat itulah A hilang keseimbangan dan terjatuh. Sementara N terus melaju dengan motornya tanpa menyadari korban sudah terjatuh.

"Namun pengendara motor tidak mengetahui jika rekannya jatuh ia masih melanjutkan perjalanan sejauh 30 meter namun ia kembali oleng kali ini ia menabrak media jalan, saat itulah ia sadar jika temanya terjatuh, ia kemudian mendatangi temanya dan kemudian membawanya ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan," kata Kanit Laka Unit Lalu Lintas Polres Samarinda Ipda Henny Merdeka Wati kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Saat ditemui, korban sudah tak sadarkan diri. Tubuh korban penuh luka.

"Setelah mendapatkan perawatan satu jam korban akhirnya meninggal dunia, untuk saat ini untuk penyelidikan kasus lalu lintasnya kami yang tangani," jelas Henny.

Lokasi kecelakaan di Samarinda (Suriyatman/detikcom)Lokasi kecelakaan di Samarinda (Suriyatman/detikcom)

Henny menjelaskan korban dan rekannya berkendara setelah menghadiri pesta ulang tahun salah satu teman mereka di sebuah tempat hiburan di Samarinda. Henny menduga keduanya berkendara dalam keadaan mabuk.

"Kayaknya sih mabuk soalnya dia mengaku baru saja minum di tempat hiburan malam," tutup Henny.

Kasubnit Inafis Polresta Samarinda Aipda Herry Cahyadi mengatakan pihaknya mendapati hal mencurigakan pada tubuh korban. Herry menyebut ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Lukanya agak mencurigakan seperti luka yang diakibatkan benda tajam, sehingga kami harus memastikan penyebab luka sedalam 6 cm," kata Herry.

"Yang jadi pertanyaan luka ini disebabkan oleh apa jika memang laka lantas (kecelakaan lalu lintas), karena diolah TKP kami tidak menemukan benda yang lebar 3 cm dengan ketebalan 2 cm," lanjutnya.

Rekan korban, N, masih diperiksa pihak kepolisian. Korban sendiri sudah dimakamkan tadi pagi. Keluarga korban menolak autopsi. (isa/isa)