Klinik Zevmine Skincare Diduga Malpraktik, Polisi: Pasien Ada Public Figure

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 16:52 WIB
Polda Metro Jaya gerebek klinik kecantikan ilegal dan tangkap dokter palsu di Jaktim. Klinik Zevline Skin Care ilegal dan dokter kecantikan palsu.
Polda Metro Jaya menggerebek Klinik Zevmine Skincare di Jaktim yang diduga melakukan praktik ilegal. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Klinik kecantikan 'Zevmine Skincare' yang berlokasi di Ciracas, Jakarta Timur, digerebek polisi karena berpraktik tanpa izin. Praktik perawatan wajah di klinik tersebut juga dilakukan oleh dokter palsu berinisial SW.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, sejak beroperasi pada 2017, klinik itu memiliki ratusan pasien. Di antaranya seorang public figure.

"Cukup banyak pasien tersangka ini, bahkan ada beberapa public figure pernah menjadi pasien yang bersangkutan," kata Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Yusri tidak menjelaskan lebih lanjut siapa pasien tersangka SW, yang merupakan dokter palsu tersebut. Soal indikasi klinik kecantikan ilegal itu pernah ikut dipromosikan oleh public figure pun, polisi enggan berkomentar.


Diduga Malpraktik

Yusri menyebut, selama empat tahun beroperasi, ada dua pasien klinik tersebut yang melapor ke polisi perihal adanya dugaan malpraktik. Dua korban itu mengaku mengalami kerusakan di bagian organ tubuhnya setelah mendapatkan perawatan kecantikan di klinik Zevmine Skincare milik tersangka.

"Pertama, RN alias RR mendapatkan tindakan filler payudara dan mengalami infeksi sehingga harus diambil tindakan operasi untuk mengeluarkan filler dari dalam payudara. Kedua, inisial DM alias ADS mendapat tindakan filler pipi dan mengalami masalah adanya benjolan pipi pascatindakan," beber Yusri.

Tersangka sendiri mengakui sebelum pandemi berlangsung bisa melayani 100 pasien dalam satu bulan. Untuk itu, pihak kepolisian pun membuka kesempatan bagi warga yang pernah merasa dirugikan terkait layanan klinik ilegal tersebut untuk segera membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

"Kami akan dalami terus karena kalau kami sebutkan ada 100 pasiennya (dalam sebulan) kami harapkan kalau pernah ada pasien yang ada akibat dari tindakan tersangka silakan lapor ke Polda Metro Jaya karena cukup banyak pasien tersangka ini," imbau Yusri.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Krisis Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Sulung Mulia Putra menambahkan klinik Zevmine Skincare ini tidak terdaftar sebagai klinik ataupun dokternya mandiri.

Sulung menyebut pihaknya telah melakukan pengecekan ke Dinkes Jaktim dan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan tidak menemukan adanya identitas yang berkaitan dengan klinik tersangka.

"Jadi memang klinik ini tidak memiliki izin baik kliniknya maupun dokternya. Jadi bukan klinik dan juga nakes (tenaga kesehatan)," pungkas Sulung.

Lihat Video: Klinik Kecantikan Ilegal di Jaktim Patok Tarif 2,5 - 6,5 Juta Sekali Perawatan

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)