Haji Tamattu: Pengertian dan Tata Cara Lengkap

Puti Yasmin - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 12:18 WIB
Ilustrasi Haji
Foto: Ilustrasi Haji (Tim Infografis/detikcom)/Haji Tamattu: Pengertian dan Tata Cara Lengkap
Jakarta -

Terdapat tiga jenis ibadah haji, yakni haji tamattu, haji ifrad, dan haji qiran. Namun, masih banyak umat Islam yang belum mengetahui pengertian dari haji tamattu.

Dalam Quran surat Ali Imran ayat 97, Allah SWT telah mewajibkan umat Islam yang mampu untuk melaksanakan ibadah haji

Arab: فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ

Latin: fīhi āyātum bayyinātum maqāmu ibrāhīm, wa man dakhalahụ kāna āminā, wa lillāhi 'alan-nāsi ḥijjul-baiti manistaṭā'a ilaihi sabīlā, wa mang kafara fa innallāha ganiyyun 'anil-'ālamīn

Artinya: Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakanperjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.

Apa yang Dimaksud dengan Haji Tamattu?

  • Pengertian

Dikutip dari buku 'Tuntunan Ibadah Haji dan Umrah Sesuai Sunnah Nabi SAW' karya Dr. H. Achmad Zuhdi Dh, haji tamattu adalah mengerjakan ibadah umroh terlebih dahulu, kemudian baru melaksanakan haji.

Kata Tamattu sendiri berasal dari kata 'tamatta'a' yang berarti bersenang-senang. Dalam pelaksanaannya, jamaah mengerjakan ibadah umroh hingga selesai lalu bersenang-senang selama jeda tahallul dengan terbebas dari larangan-larangan ihram.

Kemudian, di tanggal 8 Dzulhijjah kembali berihram untuk ibadah haji hingga selesai. Hal ini sesuai dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, dari Aisyah RA, ia berkata,

"Kami keluar (dari Madinah) bersama Rasulullah SAW pada tahun haji wada'. Sebagian dari kami ber-ihlal dengan umroh (haji tamattu'), dan sebagian lagi berihlal dengan haji dan umroh (haji qiran). Dan sebagian yang lain berihlal dengan haji (haji ifrad). Nabi SAW berihlal dengan ihlal haji (haji ifrad). Orang yang berilhlal dengan umroh (tamattu'), ia bertahallul ketika tiba (di Mekah, sesudah umroh), adapun yang berihlal dengan haji (ifrad) atau menghimpun antara haji dan umroh (qiran) mereka tidak bertahalul sehingga hari nahr, 10 Dzulhijjah.

  • Tata Cara

Tata cara haji tamattu dikutip dari laman Kemenag, adalah sebagai berikut

-Ihram (niat) umroh dari miqat dengan mengucap

Arab: *foto

Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berumroh

atau

Arab: *foto*

Artinya: Aku niat umroh dengan berihram karena Allah Ta'ala

-Thawaf
-Sai
-Tahallul (potong rambut)
-Ihram (niat) haji dari pemondokan dengan membaca

Arab: *foto*

Artinya: Aku sambut panggilan-MU ya Allah untuk berhaji

atau

Arab: *foto*

Artinya: Aku berniat haji dengan berihram karena Allah Ta'ala

-Wuquf di Arafah
-Mabit di Muzdalifah
-Lontar jumrah aqobah (kubro)
-Tahallul (potong rambut) awwal
-Mabit di Mina saat hari tasyriq
-Lontar jumrah ula, wustho dan aqobah saat hari tasyriq
-Thowaf ifadlah
-Sai
-Tahallul (potong rambut) tsani
-Tawaf Wada'

Semoga sahabat Hikmah bisa melaksanakan Haji Tamattu ya!

(pay/erd)