Cegah Hujan DKI, Pesawat TNI AU Tebar Garam 800 Kg di Atas Laut Jakarta

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 11:37 WIB
Ilustrasi hujan
Ilustrasi hujan (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

TNI Angkatan Udara (AU) melakukan modifikasi cuaca agar hujan tak turun di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Hujan dipindah ke wilayah perairan.

"Teknologi modifikasi cuaca (TMC), nah ini kan kami tiga hari ini bekerja keras memindahkan hujan. Jadi TMC itu yang hujan kemungkinan jatuhnya di Jakarta, kami semai di daerah lautan, sehingga jatuhnya di laut. Pertumbuhan awannya kami modifikasi di tempat yang kami inginkan jatuh hujan," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah kepada detikcom, Selasa (23/2/2021).

Menurut Indan, beberapa hari ini tak turun hujan deras seperti yang terjadi pada Sabtu (20/2) karena dilakukan TMC. Kegiatan modifikasi cuaca ini dilakukan TNI AU bersama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"Makanya beberapa hari ini, setelah hujan deras hari Sabtu, tidak ada hujan. Bisa dikatakan karena kontribusi ini. Ini kegiatan bersama BPPT, teknologinya di BPPT," ujar Indan.

Dia menuturkan, Minggu (21/2) pagi, pesawat Casa C-212 milik TNI AU terbang dengan membawa 800 kg garam. Kemarin, Senin (22/2), TNI AU mengerahkan armada pesawat tambahan untuk memodifikasi cuaca, yakni CN-295.

"Kami mulai jalan itu Minggu pagi menggunakan pesawat Casa 212, dia bawa 800 kg garam, kemudian terbang. Kami terbang ke lokasi yang memang ada potensi pertumbuhan awan di sana, supaya turun hujan tidak di daratan, dalam hal ini di DKI Jakarta dan sekitarnya, sehingga hujan di laut," terang Indan.

"Ini hari ketiga kami melaksanakan itu. kemarin Senin kami tambahkan armada pesawatnya dengan CN-295," sambung dia.

Simak juga video 'BMKG: Banyak Masyarakat Abaikan Peringatan Dini Cuaca':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/fjp)