BMKG soal Kabut Tebal di Wilayah BSD Tangsel: Udara Kabur

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 09:41 WIB
Foto dari tangkapan layar video dari seorang warga, Dedik yang melintas di BSD, Tangerang Selatan
Kabut Tebal di BSD Pagi Tadi (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena kabut tebal yang terjadi di wilayah BSD, Tangerang Selatan, pagi ini. BMKG menyebut kondisi udara berkabut yang ada di BSD biasa disebut udara kabur.

"Dalam ilmu cuaca, kondisi udara yang ditunjukkan dalam foto tersebut disebut udara kabur. Udara kabur yang terjadi di atmosfer lapisan bawah," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik, Fachri Radjab, saat dihubungi, Selasa (23/2/2021).

Fachri menjelaskan, udara kabur bisa terbentuk melalui beragam cara, dari kabut, asap, hingga salju. Namun, menurutnya, fenomena yang kerap terjadi di Indonesia adalah faktor kabut.

"Udara kabur yang terjadi di atmosfer lapisan bawah (di lapisan dekat permukaan bumi) terjadi karena beberapa faktor, antara lain kabut (yang terdiri atas mist, haze, fog), asap (smoke), debu (yang terdiri atas debu, debu vulkanik, debu pasir) dan salju. Kasus udara kabur yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah kabut, yakni mist, fog, dan haze," ucapnya.

Fachri memastikan yang terjadi di BSD merupakan hal biasa dan bukan sesuatu yang membahayakan. Meski begitu, dia mengimbau masyarakat agar menjaga jarak aman saat berkendara lantaran pandangan yang terbatas.

"Kondisi kabut seperti yang ditunjukkan dalam foto tersebut sangat lazim terjadi di periode musim hujan seperti saat ini, mungkin untuk masyarakat yang sedang berkendara perlu waspada menjaga jarak dengan kendaraan lain," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, fenomena kabut tebal itu awalnya dibagikan oleh salah seorang warga Serpong Jaya, Tangerang Selatan, Dedik Foniawan. Dia mengaku menyadari ada kabut tebal di BSD pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB.

"Tadi pagi jam 06.30-an WIB, aku cukup aneh rumahku di Serpong Jaya, tiba-tiba mobilku berkabut banget, (kayak) embun," kata Dedik saat dihubungi detikcom, Selasa (23/2).

Ketika itu, Dedik mengaku hendak berangkat ke tempat kerja. Namun, setiba di BSD, dia menyadari ada fenomena kabut yang menutupi jalan hingga gedung di sekitar BSD.

"Nggak biasanya, sangat rendah sekali kabutnya itu, karena gedung apartemen hampir nggak terlihat cukup tebal itu," ucapnya.

Lihat juga video 'Kawasan Puncak Diselimuti Kabut Tebal':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/gbr)