Pemprov DKI Perpanjang PPKM Mikro hingga 8 Maret

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 21:13 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan sidak di perkantoran dan pusat perbelanjaan Ibu Kota. Sidak dilakukan untuk pastikan aturan PPKM diterapkan.
Ahmad Riza Patria (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. PPKM mikro ini berlaku pada 23 Februari-8 Maret.

"Alhamdulillah, PPKM mikro sudah kita perpanjang sampai dengan tanggal 8 Maret," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/2/2021).

Riza menerangkan tidak ada yang berbeda terkait aturan yang telah diberlakukan pada PPKM mikro sebelumnya. Riza berharap diperpanjangnya PPKM mikro di DKI dapat menekan laju penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Kapasitas sama seperti dua minggu yang lalu, jam operasional sama, semua sama tidak berubah. Mudah-mudahan dua minggu ke depan kita dapat mengurangi penyebaran COVID di Jakarta," tuturnya.

Sebelumnya diketahui, pemerintah juga memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro untuk mengatasi pandemi COVID-19. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan hasil PPKM sejak 9 Februari lalu.

"Perpanjangan waktu ini diputuskan untuk dua minggu ke depan, yaitu 23 Februari sampai 8 Maret 2021," kata Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto dalam jumpa pers secara virtual, Sabtu (20/2).

Perpanjangan masa PPKM mikro dari 23 Februari sampai 8 Maret 2021 di RT/RW pada desa/kelurahan di 123 kabupaten/kota yang ditetapkan oleh masing-masing gubernur merupakan prioritas wilayah penerapan PPKM mikro.

Perpanjangan ini diputuskan karena PPKM yang sudah berjalan menunjukkan hasil positif.

"Berdasarkan hal tersebut, kita menindaklanjuti perpanjangan PPKM karena PPKM termonitor bisa menekan berbagai kriteria yang diterapkan untuk menangani pandemi COVID," kata Airlangga.

Gubernur diperintahkan menindaklanjuti instruksi pemerintah, meliputi pemetaan risiko hingga penyaluran bantuan. Pemerintah akan menyiapkan bantuan berupa beras dan masker.

"Pokok-pokok pikiran perpanjangan tersebut tentu dengan parameter yang telah diterapkan dua minggu terakhir," kata Airlangga. (whn/knv)