Warga Petogogan Jaksel Unggah Video Saat Kebanjiran di Twitter, Begini Faktanya

Kadek Melda Luxia - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 19:23 WIB
Jalan Nipah, RW 07, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang Sempat Terdampak Banjir Kemarin
Kawasan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang sempat terdampak banjir kemarin, kini sudah surut. (Kadek Melda/detikcom)
Jakarta - Banjir sempat melanda beberapa wilayah Jakarta kemarin. Salah satu warga yang terdampak banjir di wilayah Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sempat meng-upload video kondisi banjir di kediamannya ke media sosial.

Dalam akun Twitter @MuhammadRuriG terlihat unggahan video banjir tersebut diunggah pukul 13.22 WIB tadi. Pemilik akun tersebut me-mention Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mengatakan banjir kali ini merupakan banjir terparah yang dialaminya.

"Kenang kenangan bapak @aniesbaswedan Yth, utk rumah saya. Terserah apa data, fakta yang dikeluarkan @DKIJakarta . FAKTA nya, ini banjir TERTINGGI SEPANJANG SEJARAH rumah saya," cuitnya seperti dilihat detikcom, Senin (22/2/2021).

Cuitan itu kemudian dibalas oleh Twitter resmi Pemprov DKI Jakarta @DKIJakarta. Pemprov DKI lantas menanyakan alamat rumah tersebut agar dapat bisa ditangani. Tak berselang lama pemilik akun @MuhammadRuriG kemudian membalas dan menyampaikan lokasi berada tepat di belakang kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

"Alamat Lengkap = PERSIS BELAKANG KANTOR WALIKOTA JAKARTA SELATAN.
PATOKAN = BELAKANG KANTOR WALIKOTA, BELAKANGNYA PERSISSSSSS MIN," balasnya.

detikcom kemudian mendatangi lokasi tersebut di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2021). Pantauan per pukul 17.00 WIB banjir sudah surut total. Tidak tampak ada genangan.

Pemilik akun itu diketahui bernama Ruri Personal. Ruri mengatakan video banjir yang diunggahnya itu merupakan kejadian banjir pada Sabtu (20/2). Banjir, kata Ruri, surut keesokan harinya sekitar pukul 06.00 WIB.

"Sudah surut sekarang. Kemarin, itu (banjir) tingginya sekitar 100-120 cm. Iya 1 meter lebih. (Banjir) Jam setengah satu dini hari, banjirnya masuk tanggal 20 Februari. Surutnya kemarin pagi jam 6 pagi. Videonya tanggal 20 Februari," kata Ruri saat ditemui di lokasi.

"Sudah dipastikan kering," jelasnya.

Ruri menuturkan saat ini warga yang terdampak banjir sedang bersih-bersih. Ruri menyebut wilayahnya memang kerap banjir, tapi tidak separah banjir yang terjadi kemarin.

"Lagi bersih-bersih. Tahun kemarin itu saya banjir sampai 5 kali, tahun ini banjir memang baru sekali tapi ini tertinggi sepanjang sejarah. Saya belum pernah banjir di rumah setinggi ini," ujarnya.

"(Banjir) paling semata kaki, genangan-genangan gitu. Apalagi zamannya Ahok itu cepet banget surutnya, tapi sekarang memang jauh lebih lama dan lebih tinggi. Tiap tahun masuk ke rumah dan tahun kemarin lima kali," ucapnya.

Lebih lanjut Ruri menyampaikan alasan baru mengunggah video banjir tersebut siang tadi karena baru memiliki waktu untuk mengunggah. Sebab, sejak kemarin dirinya sibuk membersihkan rumah dari kotoran sisa-sisa banjir.

"Karena saya baru ada waktu. Karena kemarin saya sibuk beresin rumah. Sebenarnya mau upload kemarin cuma nggak ada waktu buat beresin rumah, kan," tandasnya.

Simak video 'Minggu Malam, Banjir di Kebon Pala Masih Setengah Meter Lebih!':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)