Sebelum Ditembak Mati, Buaya Muara di Sumsel Hendak Terkam Warga

Prima - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 18:21 WIB
Buaya di Sumsel Ditembak Mati Warga. Foto kiriman dari warga
Buaya di Sumsel (Foto: dok. Istimewa)
Palembang - Cerita kemunculan buaya muara di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, ternyata sudah hampir dua bulan lalu. Sebelum ditembak mati, hewan reptil itu diduga sempat hendak menerkam warga.

Buaya berukuran panjang sekitar 2 meter disebut hampir dua bulan meresahkan warga. Buaya itu kemudian ditembak mati oleh warga bernama Sarjoni saat buaya berada di danau (kolam retensi) tak jauh dari rumahnya di Nikan Jaya, Lubuklinggau Timur I, pada Sabtu (20/2).

"Kala itu sekitar hampir 2 bulan lalu, warga yang sedang asyik mancing tiba-tiba dibuat heboh, ada buaya keluar dari semak. Dari penemuan itulah warga mulai resah, hingga ada beberapa warga yang berbeda pendapat, ada yang bilang itu biawak dan ada juga yang bilang buaya," ungkap Sarjoni ketika dimintai konfirmasi wartawan, Senin (22/2/2021).

Sejak kemunculan buaya itu, lanjutnya, warga sekitar resah. Danau atau kolam retensi yang selalu ramai pemancing pascakejadian itu mendadak jadi sepi. Warga yang takut menjadi korban santapan buaya itu memilih tak beraktivitas di danau itu.

"Warga takut memancing lagi di danau (kolam retensi) itu. Danau itu berada tidak jauh dari permukiman warga. Warga takut jadi korban," terangnya.

Selain itu, Sarjoni menjelaskan, hewan ternak miliknya dan tetangga sudah beberapa ekor lenyap lantaran menjadi santapan buaya tersebut.

"Ayam milik saya sudah tujuh ekor dimakan, bebek punya tetangga dua ekor, belum punya tetangga lainnya. Buaya itu kerap muncul siang hari saat suasana sepi," jelasnya.

Tidak hanya itu, Sarjoni juga mengaku salah seorang warga yang masih nekat memancing nyaris menjadi korban. Buaya itu secara tiba-tiba menghampirinya dan hendak menerkam.

"Saat buaya itu hendak menerkam. Untungnya dia saat itu berhasil menghindar dan hanya terkena sabetan ekornya saja, bahkan anak-anak sejak saat itu mulai kita larang mendekati kolam," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sumatera Selatan Martialis Puspito membenarkan adanya informasi buaya yang ditembak mati warga di wilayah tersebut.

"Kita akan segera turunkan tim guna memastikan apakah buaya yang ditembak mati warga tersebut termasuk jenis buaya muara," kata Martialis.

Martialis menyebut saat ini pihaknya belum bisa menarik kesimpulan apakah buaya yang tewas ditembak tersebut termasuk satwa dilindungi atau bukan.

"Saat ini kita belum bisa memastikan. Tapi Kalau dilihat dari foto, sepertinya itu buaya muara. Kalau memang nantinya buaya yang ditembak mati tersebut merupakan jenis buaya muara, jelas itu termasuk satwa yang dilindungi," terangnya. (knv/knv)