Pemkot Bogor Berhasil Kurangi Sampah Harian 16% Selama 2020

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 17:27 WIB
Bima Arya
Foto: Pemkot Bogor
Jakarta -

Kota Bogor jadi salah satu dari 13 kota yang berhasil mengurangi sampah selama 2020. Diketahui Kota Bogor berhasil menurunkan sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga sebesar 16% dari 650 ton sampah setiap harinya.

Berkat hal itu, Pemerintah Kota Bogor mendapatkan penghargaan di Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021. Pemkot Bogor juga mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) yang Plakat DID-nya diberikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya kepada Wali Kota Bogor Bima Arya secara virtual.

"Di tengah berbagai keterbatasan terkait dengan kondisi TPA dan lainnya, kami fokus pada upaya untuk mengurangi sampah pada sumbernya di lingkungan masing-masing dan melibatkan warga. Insyallah hasil ini memberikan kami semangat untuk fokus mengurangi sampah," ujar Bima dalam keterangan tertulis, Senin (22/2/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Deni Wismanto mengatakan penghargaan ini terkait kinerja pengurangan sampah di Kota Bogor pada 2020. Ada 13 kota dan satu provinsi yang menerima penghargaan ini termasuk Kota Bogor.

"Di 2020 target nasional pengurangan sampah 20% dan Kota Bogor berhasil menurunkan 16%. Di 2021 ini target kami bisa menurunkan sampai 20% karena target Nasional naik ke 24%," ujar Deni.

Berhasil Reduksi Sampah, Pemkot Bogor Diganjar Penghargaan KLHKBerhasil Reduksi Sampah, Pemkot Bogor Diganjar Penghargaan KLHK Foto: Dok. Pemkot Bogor

Deni menuturkan penurunan sampah ke TPA ini butuh dukungan masyarakat. Pasalnya, pengelolaan sampah atau mengurangi sampah (reduksi) harus dimulai dari lingkungan terkecil seperti rumah, sehingga sampah yang dibuang ke TPS bisa lebih sedikit.

Ia menjelaskan ada dua cara mereduksi sampah yakni sampah anorganik melalui Bank Sampah dan yang organik bisa diolah menjadi budidaya maggot dan pupuk. "Di Kota Bogor ada 27 TPS 3R, dan 346 Bank Sampah sebagai tempat pengolahan sampah dan mereduksi sampah," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Bogor Dimas Tiko mengatakan di HPSN 2021 pihaknya mengusung tema sampah sebagai bahan baku ekonomi di masa pandemi.

Sebab, jika sampah organik dikelola dengan baik menjadi budidaya maggot dan pupuk bisa mendatangkan nilai ekonomis. Sementara sampah anorganik berkurang berkat program Bogor Tanpa Kantong Plastik (BOTAK) yang nantinya akan merambah ke pasar tradisional.

"Kami terus dorong inovasi untuk pengurangan sampah di Kota Bogor. Ini kali kedua penghargaan yang diterima Kota Bogor dan jumlah penurunan sampah semakin meningkat dari 14% di 2019 menjadi 16% di 2020," pungkasnya.



Simak Video "Aksi Bima Arya Membawa Bendera Merah Putih di HUT ke-75 RI"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/ega)