Mahfud Md Beberkan Penurunan Karhutla Sebesar 88% Dibanding 2015

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 16:20 WIB
Mahfud Pimpin Rapat TGPF Penambakan di Papua
Mahfud Md. (dok. Kemko Polhukam)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md menyampaikan luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2020 menurun jika dibandingkan musibah besar tahun 2015. Turunnya mencapai 88 persen lebih.

"Pada tahun 2020 luas kebakaran hutan dan lahan tercatat hanya 296.942 hektare. Menurun sangat signifikan jika dibandingkan tahun 2019 yang sebesar 82 persen, maupun kebakaran hutan 2015 jika dibandingkan dengan kebakaran hutan tahun 2015, berarti menurun sebesar 88,63%," ujar Mahfud dalam rapat koordinasi pengendalian karhutla yang disiarkan di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (22/2/2021).

Mahfud mengatakan perhitungan ini dilakukan dengan citra satelit dan verifikasi di lapangan. "Perhitungan yang mendekati kebenaran faktual di lapangan karena dia menggunakan Citra Landsat, peta hotspot dan fire spot serta verifikasi langsung oleh petugas ke lapangan," sebutnya.

Capaian itu, kata Mahfud, juga membuat Indonesia tidak lagi mendapatkan protes dari negara tetangga karena karhutla yang bisa berdampak terhadap kabut atas lintas batas (transboundary haze).

"Di Singapura dikeluarkan undang-undang tanggal 14 Agustus 2015 Transboundary Haze Pollution Act di mana isinya antara lain bisa menangkap pembakar pembakaran hutan di Indonesia yang asapnya masuk Singapura, tetapi sejak tahun 2016 meskipun undang-undang itu ada, protes-protes dari luar negeri maupun dari dalam negeri tidak lagi banyak," ujar Mahfud.

Apa yang menyebabkan, pada 2020, tidak terjadi kabut asap lintas batas? Mahfud menjelaskan itu disebabkan hujan yang mengguyur pada periode Oktober karena La Nina.

"Di tahun 2020 ini juga kami mencatat tidak terjadi asap lintas batas atau transboundary haze ke negara tetangga seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menghindarkan Indonesia dari tekanan internasional," katanya.

Bagaimana sepanjang 2021? Mahfud mengatakan sejauh ini tercatat ada 3 musibah karhutla di Aceh, 9 di Sumut, 29 di Riau, 4 di Kepulauan Riau, 2 di Jambi, 5 di Sumsel, 52 di Kalbar, 12 di Kalteng, 20 di Sultra, dan 1 musibah karhutla di Papua.

Acara ini juga dilanjutkan arahan dari Presiden Jokowi. Turut hadir dalam rapat koordinasi antara lain Menteri LHK Siti Nurbaya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sampai kepala daerah terkait.

(dkp/tor)