Polda NTB Tegaskan Tak Tahan 4 IRT Bersama Anaknya

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 16:04 WIB
Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto (ANTARA/Dhimas BP)
Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto (ANTARA/Dhimas BP)
Mataram -

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan polisi tak melakukan penahanan terhadap 4 ibu rumah tangga terkait kasus pelemparan batu ke pabrik rokok di Lombok Tengah, NTB. Polda NTB menjelaskan kasus ini sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

"Saya rasa apa yang dikatakan Pak Haris Azhar kurang tepat, karena selama perkara ditangani kepolisian, tidak ada penahanan," kata Kabid Humas Polda NTB, Kombes Artanrto kepada detikcom, Senin (22/2/2021).

Artanto menyampaikan tanggapannya soal cuitan di akun Twitter resmi Pendiri Lokataru Indonesia, Haris Azhar. Haris diketahui mengaitkan polisi dengan penahanan 4 IRT.

"Kapolri (yg baru) bicara apa, anak buahnya lakukan apa.. kok ngga berubah @DivHumas_Polri tdk perlu kasus spt ini pakai ditahan terlapornya..," cuit Haris.

Kembali ke Artanto, dia menjelaskan polisi dalam perkara ini telah berusaha memediasi. Namun pihak pelapor dan terlapor tak kunjung mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan perkara.

"Kepolisian, dalam hal ini pihak Polres Lombok Tengah, sudah menempuh upaya-upaya mediasi demi menyelesaikan masalah ini secara restorative justice," jelas dia.

"Namun berbagai cara yang ditempuh tidak tercapai kesepakatan hingga pada proses P-21. Saat ini perkara di kejaksaan," sambung dia.

Diketahui, 4 ibu-ibu tersebut ditahan di Lapas Praya setelah melempari sebuah pabrik rokok dengan batu. Wanita-wanita itu ditahan bersama anak-anaknya.

"Tersangka H, NH, M, dan F yang ditahan di Lapas Praya beserta dua anaknya yang masih (membutuhkan) ASI karena disangka secara bersama-sama melakukan perusakan berupa pelemparan (batu) yang mengakibatkan spandek (pabrik rokok) peok," ujar pengacara Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Mataram, Yan Mangandar Putra, dalam keterangannya, Sabtu (20/2).

Saksikan juga 'Salah Cantum Alamat Polda Metro, Praperadilan Rizieq Syihab Ditunda':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2