Ini Respons Munarman soal Penertiban Relawan Eks FPI di Banjir Cipinang Melayu

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 21 Feb 2021 16:26 WIB
Munarman saat menghadiri aksi damai 2 Desember di Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016).
Munarman (Dok. detikcom)
Jakarta -

Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman, memprotes penertiban eks relawan FPI saat hendak mengevakuasi warga banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. Munarman menilai tindakan penertiban itu tidak pantas.

"Relawan kemanusiaan dipaksa bubar oleh makhluk kebinatangan," kata Munarman melalui pesan singkat, Minggu (21/2/2021).

Munarman menyebut atribut FPI yang digunakan relawannya di Cipinang Melayu bertulisan 'Front Persaudaraan Islam'. Menurutnya, atribut Front Persaudaraan Islam seharusnya tidak dilarang.

"Lagian kenapa dilarang larang atribut FPI, ngawur saja. Kan itu Front Persaudaraan Islam. Tidak ada larangan terhadap FPI yang Persaudaraan. Jangan tolol asal larang tapi goblok," ungkap Munarman.

Munarman juga membeberkan aksi relawannya saat membantu korban banjir di Cipinang Melayu. Massa berkaus Front Persaudaraan Islam tampak mengerahkan perahu karet untuk membantu warga.

Bahkan, menurut Munarman, relawan Front Persaudaraan Islam itu juga diminta menghapus tulisan FPI yang ada di perahu karet tersebut.

Tulisan FPI di perahu dipaksa hapus dengan cat, tapi masih tetap terlihat juga," sebutnya.

Soal penertiban relawan eks FPI ada di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2