Anies Dikritik Wanita Emas, Wagub DKI: Atasi Banjir Perlu Waktu

Ilman Nafian - detikNews
Minggu, 21 Feb 2021 06:50 WIB
Ahmad Riza Patria (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Foto: Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Jakarta -

Hasnaeni Moein atau Wanita Emas menyalahkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan karena rumah mewahnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan kembali kebanjiran. Menanggapi hal itu, Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan mengatasi banjir itu tidak semudah membalikan telapak tangan.

"Ya mengatasi banjir ini tidak bisa seperti membalikkan tangan, perlu waktu, perlu proses," ujar Riza kepada detikcom, Sabtu (20/2/2021).

Riza mengklaim jumlah titik banjir dan pengungsi pada 2021 ini berkurang dari tahun sebelumnya. Menurutnya, hal itu perlu dilihat oleh masyarakat sebagai bentuk upaya keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam upaya penanggulangan banjir.

"Yang penting masyarakat melihat sejauh mana kesungguhan, komitmen dan upaya yang dilakukan pemprov, kalau kita melihat fakta dan data dibandingkan tahun-tahun sebelumnya terkait korban jiwa menurun, jumlah pengungsi menurun, kemudian jumlah titik banjir, genangan juga berkurang. Itulah bukti, komitmen kesungguhan kita semua dalam rangka upaya pengendalian banjir," ucapnya.

Karenanya Riza mengajak Wanita Emas untuk bekerja sama dalam melakukan pencegahan banjir.

"Jadi buat Ibu Wanita Emas yang penting kita bersama-sama berkolaborasi dengan pemerintah, komunitas semua masyarakat termasuk warga Jakarta dalam melakukan penangan dan pengendalian banjir," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Jalan Kemang Timur V, Jakarta Selatan, terendam banjir sejak dini hari tadi. Akibatnya, rumah Hasnaeni Moein atau Wanita Emas terendam hingga hampir ke lantai dua.

"Iya mau sampai atap di lantai 2 (banjirnya)," kata Hasnaeni kepada detikcom, Sabtu (20/2).

Saat dihubungi pukul 14.45 WIB, Hasnaeni menyebut banjir di rumahnya belum surut. Hasnaeni sudah mengungsi ke apartemen sebelum banjir datang dini hari tadi.

"Jadi mereka di atas atap, orang-orang saya, pembantu ada lima orang," ujar Wanita Emas.

Wanita Emas mengatakan para asistennya itu belum dievakuasi. Saat ini mereka bertahan di atap lantai 2 rumahnya.

"Jadi belum pada dievakuasi, belum ada yang kirim makanan juga. Karena kita nggak berani masuk juga, takut," katanya.

Wanita Emas berujar, dirinya bersama keluarganya mengungsi sejak Jumat (19/2) malam ketika hujan deras mengguyur Jakarta.

Menurutnya, rumahnya mulai terendam banjir sejak pukul 01.00 WIB tadi.

"Banjirnya mulai jam 01.00 WIB sudah mulai naik, tapi belum parah. Parah-parahnya itu sekitar jam 03.00 WIB, sampai dada, tenggelam," katanya.

Tonton video 'Gubernur Anies Jelaskan Fenomena Banjir di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2