PDIP Kritik Penjelasan Anies soal Banjir Lebih dari 6 Jam: Berubah-ubah

Ilman Nafian - detikNews
Minggu, 21 Feb 2021 05:46 WIB
Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono.
Foto: Gembong Warsono (Dok. istimewa)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut penyebab banjir di Jakarta tak surut dalam waktu 6 jam karena aliran sungai dari hulu masih deras. Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan pernyataan Anies berubah-ubah dalam penanganan banjir Jakarta.

"Itu pernyataan yang berubah-ubah, kalau kalau dalam bahasa Jawanya 'esok tempe sore dele', 6 jam surut itu kan pernyataan dari Pak Anies sendiri, lha sekarang diklarifikasi, bahwa 6 jam itu setelah hujan reda dan setelah sungai surut," ujar Gembong kepada wartawan, Sabtu (20/2/2021).

"Kenapa tidak disampaikan saja sekalian bahwa Jakarta tidak akan banjir kalau tidak ada hujan," sambungnya.

Menurutnya, selama ini Pemprov DKI Jakarta tidak melakukan upaya maksimal dalam pengendalian banjir. Gembong mengatakan selama Anies memimpin Jakarta tak ada program pengendalian banjir yang terealisasi.

"Yang pasti karena tidak ada upaya maksimal dalam pengendalian banjir. Tidak ada program pengentasan banjir yang tereksekusi dalam 3 tahun kepemimpinan Anies di Jakarta," katanya.

Secara terpisah, Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Adi Widjaja mengatakan seharusnya banjir di Ibu Kota bisa dihindari. Dia menyebut, early warning system yang ada masih lemah.

"Seharusnya banjir kali ini dapat dihindari atau dapat diantisipasi, kami mengkhawatirkan korban banjir yang manula, anak-anak dan balita, tempat pengungsian harus bisa di-manage dengan baik. Jangan sampai menjadi klaster penyebaran baru COVID-19," kata Adi melalui keterangan tertulisnya.

Sebelumnya diberitakan, Anies Baswedan pernah menargetkan banjir di DKI Jakarta surut dalam enam jam. Hari ini dan beberapa hari lalu, banjir di DKI Jakarta merendam lebih dari enam jam. Bagaimana respons Anies?

"Betul. Jadi kita enam jam sesudah airnya surut di sungai, kembali normal, atau enam jam sesudah hujannya berhenti. Nah, yang terjadi adalah hujannya berhenti, tapi aliran dari hulu masih jalan terus. Sehingga di situlah menjadi kendala tersendiri," kata Anies kepada wartawan di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Sabtu (20/2).

Simak juga video 'Gubernur Anies Jelaskan Fenomena Banjir di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2