Tulang Belulang Lansia Ditemukan di Lubang Septic Tank di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 21 Feb 2021 01:38 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
ilustrasi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Sukabumi -

Warga di Kampung Cimapag, Desa Bumisari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi dikagetkan dengan temuan tulang belulang manusia dan beberapa helai rambut yang terkubur di dalam lubang yang akan dibuat septic tank.

Diketahui tulang belulang itu milik Kasinem, perempuan berusia 65 tahun yang merupakan warga pendatang di kampung tersebut. Warga sengaja menggali lubang tersebut pada Jumat (19/2) usai mencium adanya bau menyengat di lokasi tersebut.

"Awalnya ditemukan oleh warga, mencium bau menyengat. Ketika digali hanya ditemukan beberapa helai rambut tulang belulang, lubang itu sebelumnya memang akan dibuat untuk septic tank lokasinya di belakang rumah korban," kata Kades Bumisari Solihudin kepada detikcom, Sabtu (20/2/2021) malam.

Sebelumnya warga sempat ramai dengan kabar hilangnya Kasinem yang sudah hampir 1 tahun tidak diketahui keberadaannya. Informasi hilangnya tukang kredit barang kelontongan itu kian santer selama tiga pekan terakhir, kecurigaan warga dengan hilangnya korban mengarah ke seorang pria inisial F. Mencuat dugaan, Kasinem dibunuh oleh seseorang.

"Keterangan sementara jadi dua atau tiga minggu yang lalu saya dapat laporan dari RT bahwa ada warga ke RT-an tersebut yang sudah setahun yang tidak kelihat atas nama Kasinem. Kami dan warga sebelumnya memang sudah curiga dan kecurigaan mengarah ke seseorang," lanjut Solihudin.

Warga akhirnya menginterogasi F, akhirnya terkuak nenek Kasinem dihabisi nyawanya, lalu mayatnya dimasukan ke dalam lubang dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

"Jasad korban dikubur, di bagian atasnya ditutup semacam kayu-kayu. Kenapa bisa diketahui? Karena belum lama ini pelaku memindahkan sebagian tulang belulang dan membuangnya ke sungai, ada yang tersisa kemudian ditemukan oleh warga karena tercium bau menyengat. Pelaku sendiri sudah mengakui semua perbuatannya," ujar Solihudin.

Warga kemudian menyerahkan pelaku ke Mapolres Sukabumi, sebelumnya personel Unit Reskrim Polsek Cikidang, Puskesmas dan aparat desa setempat mendatangi lokasi.

"Kepolisian sudah ke lokasi, memeriksa lubang tersebut dan memasang garis polisi," pungkas Solihudin.

Saat dikonfirmasi detikcom terkait kejadian tersebut, Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila belum memberikan jawaban.

(sya/isa)