Picu Banjir di Banyak Titik, Begini Peta Sebaran Hujan di Jabodetabek

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 20 Feb 2021 12:37 WIB
Wilayah Kemang, Jakarta Selatan, ikut terdampak banjir, Sabtu (20/2/2021). Puluhan mobil yang tak sempat dievakuasi pemiliknya pun ikut terendam banjir.
Selama dua hari wilayah Jabodetabek diguyur hujan lebat hingga ekstrem sehingga memicu terjadinya banjir. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kondisi banjir terjadi merata di wilayah Jabodetabek sejak kemarin. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap wilayah Jabodetabek memang diguyur hujan lebat secara merata.

"Selama dua hari terakhir, yakni 18-19 Februari, wilayah Jabodetabek diguyur hujan secara merata dengan intensitas lebat-sangat lebat," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers daring, Sabtu (20/2/2021).

Berikut ambang batas nilai intensitas hujan:
- 0 mm/hari (abu-abu) : Berawan
- 0,5-20 mm/hari (hijau) : Hujan ringan
- 20-50 mm/hari (kuning) : Hujan sedang
- 50-100 mm/hari (oranye): Hujan lebat
- 100-150 mm/hari (merah) : Hujan sangat lebat
- >150 mm / hari (ungu) : Hujan ekstrem

BMKG menjelaskan, 1 milimeter hujan berarti air hujan yang turun di wilayah seluas 1 meter persegi akan memiliki ketinggian 1 milimeter jika air hujan tidak meresap, mengalir, atau menguap. Sementara warna-warna pada peta menunjukkan jumlah curah hujan dalam satuan milimeter.

Dwikorita mengungkapkan ada hujan sangat lebat hingga ekstrem terjadi di sejumlah daerah di Jabodetabek.

"Jadi data kami yang terkumpul dari data pengamatan di Halim 160-176 mm per hari, kemudian tercatat di Sunter Hulu 197 mm/hari, Lebak Bulus tercatat 154 mm/hari, dan Pasar Minggu ini tercatat 226 mm/hari. Yang tertinggi di Pasar Minggu," bebernya.

Dia menambahkan, hujan lebat hingga ekstrem yang terjadi di Jabodetabek terjadi dalam waktu yang hampir selalu sama, yakni dari malam berlanjut ke pagi.

"Kejadian hujan di Jabodetabek umumnya terjadi pada malam menerus ke dini hari dan berlanjut ke pagi hari. Itu waktu kritis yang harus kita waspadai," kata dia.

Lihat Video: Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Tinjau Banjir Cipinang Melayu

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/hri)