Ketua DPC PDIP Kendal Diperiksa Terkait Kasus Bansos, Ini yang Didalami KPK

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 20:49 WIB
Ketua DPC PDIP Kendal Akhmat Suyuti (Farih Maulana Sidik/detikcom).
Ketua DPC PDIP Kendal Akhmat Suyuti (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPC PDIP Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Akhmat Suyuti, diperiksa KPK terkait kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Corona. KPK mendalami soal pengembalian sejumlah uang yang diterima Akhmat dari mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara (JPB) dalam perkara korupsi tersebut.

Pemeriksaan terhadap Akhmat dilakukan oleh penyidik KPK pada hari ini. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Matheus Joko Santoso.

"Akhmat Suyuti (Ketua DPC PDIP Kab. Kendal) didalami pengetahuannya terkait dengan adanya pengembalian sejumlah uang oleh saksi yang diduga diterima dari tersangka JPB melalui perantaraan pihak lain," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (19/2/2021).

Selain Akhmat, KPK menjadwalkan pemeriksaan kepada dua orang saksi lainnya. Keduanya adalah pengacara Hotma Sitompul dan istri Matheus Joko Santoso, Elfrida Gusti Gultom.

Selain itu, penyidik KPK memeriksa Elfrida Gusti Gultom, istri dari Matheus Joko Santoso, tersangka kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Corona. Dari Elfrida, KPK menyita berbagai dokumen terkait perkara tersebut.

Elfrida diperiksa penyidik KPK pada hari ini. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka suaminya sendiri yakni Matheus Joko.

"Kepada saksi dilakukan penyitaan berbagai dokumen yang terkait dengan perkara sekaligus dikonfirmasi perihal perolehan harta dari tersangka MJS (Matheus Joko Santoso) di tahun 2020," ucap Ali.

Dalam kasus dugaan korupsi bansos Corona, KPK menetapkan mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara sebagai salah satu tersangka. Dia dijerat bersama empat orang lainnya, yaitu Matheus Joko Santoso, Adi Wahyono, Ardian IM, dan Harry Sidabuke.

Dua nama awal merupakan pejabat pembuat komitmen atau PPK di Kemensos. Sedangkan dua nama selanjutnya adalah pihak swasta sebagai vendor dari pengadaan bansos.

Simak video 'Tersangka Suap Dana Bansos Habiskan Rp 50 Juta Untuk Karaoke':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2