Bertambah, Jumlah RT Terdampak Banjir Jakarta Jadi 99

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 18:37 WIB
Ilustrasi hujan
Ilustrasi. Foto tidak berhubungan dengan isi berita. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Jumlah RT yang terdampak banjir Jakarta kembali bertambah. Ada 99 RT yang terdampak (sebelumnya 57 RT).

Plt Kepala BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto menyampaikan titik banjir terdapat di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Adapun 694 warga di Jakarta Timur masih bertahan di pengungsian.

"Untuk wilayah Jakarta Barat, meliputi 3 kelurahan, terdiri atas 3 RW dan 3 RT, namun tidak ada pengungsi. Sedangkan, untuk wilayah Jakarta Timur, genangan juga disebabkan luapan PHB Sulaiman dan Kali Sunter, meliputi 9 kelurahan, terdiri atas 31 RW dan 96 RT serta sebanyak 182 KK atau 694 orang masih mengungsi," kata Sabdo Kurnianto melalui keterangan tertulis, Jumat (19/2/2021).

Sabdo memastikan saat ini jajaran Dinas SDA DKI Jakarta dan PPSU masih berupaya mengatasi banjir. Salah satunya memompa rendaman air yang terdapat di sungai penghubung di kawasan Cipinang Melayu, Jaktim.

"Seluruh genangan sedang ditangani oleh jajaran Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dan PPSU Kelurahan. Untuk di Jakarta Timur, khususnya di RW 02 dan RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, saat ini kami sedang melakukan pemompaan di PHB Sulaiman dan Kalimalang. Harapannya, dapat surut dalam beberapa jam ke depan," terangnya.

Pemprov DKI Jakarta berupaya menyurutkan genangan dan banjir Jakarta dalam kurun waktu 6 jam. Dengan catatan durasi 6 jam terhitung sejak hujan berhenti dan tidak ada lagi luapan kali maupun saluran.

"Mulai dihitungnya seperti itu, sejak tidak ada lagi luapan dan hujan juga sudah berhenti. Jika masih ada luapan dari kali atau saluran, maka tidak bisa juga untuk mengaliri air," terangnya.

"Untuk saat ini, sejumlah wilayah masih terdampak genangan lantaran adanya luapan PHB dan Kali. Seperti yang terjadi di Jakarta Timur," sambungnya.

Sementara ini, Pemprov DKI Jakarta menyediakan dapur umum bagi pengungsi banjir Cipinang Melayu, Jaktim. Dapur umum ini terletak di GOR Jakarta Timur, Jatinegara.

"Untuk tahap awal, 20 anggota Tagana yang bertugas di dapur umum akan menyiapkan 2.530 boks makanan siap saji termasuk air mineral untuk kebutuhan makan siang dan malam warga yang terdampak genangan," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2