Bakar Diri hingga Akibatkan Anak Tewas, Ibu di Jambi Jadi Tersangka

Ferdi Almunanda - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 14:40 WIB
Garis polisi (police line) dilarang melintas
Ilustrasi garis polisi (Ari Saputra/detikcom)
Jambi -

Heni Rajaguguk, seorang ibu di Jambi, nekat membakar diri bersama anaknya. Heni ditetapkan sebagai tersangka karena sang anak tewas dalam peristiwa tersebut.

"Kita tetapkan dia sebagai tersangka karena telah menyebabkan anaknya meninggal dunia. Walau kini si ibu itu masih dirawat di rumah sakit, tetap kita jaga jangan sampai kabur agar nanti kita proses," kata Kasubbag Humas Polres Muaro Jambi AKP Amradi kepada detikcom, Jumat (19/2/2021).

Heni dikenai Pasal 360 KUHP karena kelalaiannya yang menyebabkan anaknya tewas. Meski Heni juga mengalami luka di sekujur tubuhnya, polisi tetap memproses kasus hukum tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kasus hukumnya tetap kita lanjutkan walau dia juga mengalami luka, namun telah membuat anaknya berusia 1,5 tahun itu meninggal dunia. Saat ini ibu itu masih dirawat," kata Amradi.

Walau kejadian membakar dirinya itu disebabkan pertengkaran di dalam rumah tangga, polisi tetap menahan Heni untuk diproses. Polisi nantinya juga akan memeriksa kejiwaan Heni atas peristiwa membakar diri bersama anaknya itu.

"Kejiwaannya nanti juga akan kita cek, walau pemicu pembakaran diri itu cekcok rumah tangga, namun apa yang dilakukan si ibu itu sudah membuat anaknya meninggal dunia. Nah, suaminya tidak kita proses karena si suami sempat menyelamatkan, tetapi api sudah membesar," ujar Amradi.

Sebelumnya, seorang ibu bernama Heni membakar diri dan anaknya karena kesal terhadap suaminya Ridwan lantaran televisi di rumahnya rusak. Pasangan suami-istri (pasutri) itu juga sering cekcok.

Namun pada Rabu (17/2) sore sekitar pukul 14.00 WIB, Heni nekat membakar dirinya sambil menggendong anak yang masih berusia 1,5 tahun. Peristiwa ini terjadi di Desa Mekar Sari Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

"Saat itu anak balitanya ini masih digendong si ibu itu. Suami-istri ini memang kerap cekcok, tetapi setelah televisi di rumahnya rusak itulah yang membuat si ibu itu semakin kesal sehingga siram tubuhnya menggunakan bensin dan membakar diri," kata Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto.

(jbr/jbr)