Kampung Melayu 8 Kali Dilanda Banjir Tahun Ini, Warga Harap Ada Pengerukan Kali

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 13:38 WIB
Banjir di RT 13 RW 4, Kebon Pala 2, Kampung Melayu, Jatinegara
Banjir di Kebon Pala 2, Kampung Melayu, Jakarta Timur (Farih/detikcom)
Jakarta -

Wilayah Kebon Pala 2, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, sudah delapan kali dilanda banjir tahun ini. Warga berharap pemerintah daerah mengeruk Kali Ciliwung di dekat lokasi.

Ketua RT 13 RW 4, Kebon Pala 2, Kampung Melayu, Sanusi, mengatakan wilayahnya memang sering terendam banjir setiap tahun. Tahun ini saja, kata dia, sudah delapan kali dilanda banjir.

"Tertinggi kemarin ya, seminggu lalu kedalaman 3 meter. Banjir tahun ini udah kedelapan kali," kata Sanusi kepada wartawan di lokasi, Jumat (19/2/2021).

Dia mengatakan banjir tak hanya merendam RT 13. Banjir juga merendam rumah warga di RT 10 dan 11 di RW 5 Kebon Pala 2, Kampung Melayu.

Sanusi menyebut warga memang telah mengantisipasi datangnya air setiap musim hujan. Namun, kata dia, hingga kini belum pernah ada penanganan serius dari pemerintah daerah untuk menangani banjir di wilayahnya.

"Dialog (penanganan banjir) kayaknya belum ada. Kalau di sini banjir pertama, pulang (air surut) terakhir daerah sini," katanya.

Dia berharap pemerintah mengeruk Kali Ciliwung di dekat lokasi. Sebab, hingga saat ini kali yang menjadi penyebab banjir belum pernah dikeruk.

"Ya pertama pengerukan dulu, baru adain normalisasi. Selesai pengerukan, baru normalisasi. Kalaupun ada normalisasi, belum tentu bisa meredam banjir juga, karena kali kan semakin dangkal. Kalau pemerintah mau, ya pengerukan dulu," ujarnya.

Seperti diketahui, banjir masih merendam rumah warga di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim) siang ini. Ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Pantauan detikcom di RT 13 RW 4, Kebon Pala 2, Kampung Melayu, Jatinegara, sekitar pukul 11.30 WIB, banjir tampak terlihat setinggi pinggang orang dewasa. Terlihat warga masih ada yang bertahan di rumah masing-masing. Mereka berada di lantai 2 rumah.

Namun ada juga warga yang terlihat tengah mengamankan sejumlah barang agar tak terendam banjir. Mereka membawa barang tersebut ke rumah kerabat di dataran yang lebih tinggi dan tidak terendam banjir.

(fas/eva)