HNW Tekankan Kukuhnya Pancasila Hadapi Gempuran G30S PKI hingga KKB

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 13:08 WIB
MPR
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengingatkan generasi muda untuk memaknai sejarah bangsa Indonesia. Dengan begitu para pemuda dapat meningkatkan kecintaan pada bangsanya.

Menurutnya, salah satu hal yang perlu dikenal dan dimengerti dengan baik oleh generasi muda yakni asal usul dasar dan ideologi Pancasila. Hal itu dikatakannya dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI di hadapan 234 Solidarity Community (SC), komunitas anak muda yang bergerak di bidang Seni budaya, sosial dan olahraga. Korwil DKI Jakarta, di Jakarta Pusat, Kamis (18/2).

"Nilai-nilai yang ada dalam Pancasila digali dan diambil dari bumi bangsa Indonesia sendiri. Karena itu seluruh sila-sila dalam Pancasila, sejalan dengan nilai-nilai yang hidup serta dipegang oleh seluruh masyarakat Indonesia," ungkap HNW dalam keterangannya, Jumat (19/2/2021).

Ia menambahkan pembahasan Pancasila melibatkan seluruh perwakilan masyarakat Indonesia dan mengakomodir seluruh keinginan kelompok masyarakat. Penggunaan Pancasila sebagai dasar dan ideologi berbangsa dan bernegara diterima secara sukarela, tanpa paksaan sedikit pun.

"Berbeda dengan ideologi komunis yang pernah diterapkan di Uni Soviet. Ideologi itu diambil dari luar masyarakat Soviet. Akibatnya saat berlangsung reformasi politik dan ekonomi (perestroika) pada 1987, membuat Uni Soviet terpecah belah dan hilang dari peta dunia," ulasnya.

Keberadaan Pancasila, tegasnya, tidak pernah goyah sekali pun kerap terjadi aksi pemberontakan hingga pembaharuan sistem politik dan ekonomi. Pada waktu terjadi pemberontakan DI/TII hingga pecahnya G 30 S PKI misalnya, Pancasila tak tergantikan. Bahkan saat terjadi gerakan reformasi yang menyebabkan munculnya spekulasi perpecahan bangsa Indonesia, situasi yang dikhawatirkan itu tidak pernah terjadi.

"Sekarang muncul Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diinisiasi OPM, itu pun tidak mempengaruhi bangsa Indonesia. Bahkan, yakinlah bahwa TNI/Polri akan berhasil menumpas KKB di Papua tersebut," lanjutnya.

Hidayat mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan dengan saling membantu, saat Indonesia diterpa bencana banjir, longsor dan gunung Meletus. Selain itu, kondisi ekonomi dalam masa yang sulit.

"Mari kita berkontribusi membantu negara mengatasi kesulitan yang dihadapi. Kalau sampai tidak ada yang bisa kita lakukan bagi bangsa dan negara, minimal kita tidak menjadi bagian dari masalah bagi bangsa dan negara," tandasnya.

(fhs/ega)